Browsing articles from "May, 2018"
May 27, 2018
Comments Off

Wilfried Yessoh 2 Gol, PSMS Kalahkan Arema di Stadion Teladan

PSMS Medan mencetak kemenangan ke-5 di Go-Jek Liga 1 dengan BukaLapak. Berhasil itu didapat waktu ia memerankan pertandingan minggu ke-11 melawan Arema FC di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (26/5/2018).

PSMS akhiri pertarungan kontrak Arema dengan kemenangan dua gol tanpa ada balas. Penambahan tiga point juga membawa mereka naik sembilan tempat di klassemen. Sebelumnya pertandingan, PSMS tempati posisi ke-15, saat ini mereka naik ke tempat ke-6 dengan raihan 15 point.

Pertandingan baru diawali, PSMS berusaha untuk kuasai permainan. Namun, mereka malah hampir kebobolan waktu pertandingan masuk menit ke-4. Untungnya, Syaiful Indra Cahya tidak berhasil memakai kesempatan didalam kotak penalti PSMS.

Semenit lalu, giliran Balsa Bozovic yang memberi desakan ke pertahanan PSMS. Untungnya, tendangannya masih tetap melambung tinggi diatas mistar gawang kawalan Dhika Bhayangkara. Selalu memperoleh desakan, PSMS juga coba bermain lebih rapat.

Di menit ke-19, penjaga gawang Arema Joko Ribowo hampir lakukan kekeliruan yang berbuah gol. Ia lakukan tangkapan yang prima, untungnya bola masih tetap menghadap ke samping gawangnya.

Kemudian, PSMS berbalik memberi desakan pada Arema. Tim tamu yang dilatih Milan Petrovic juga tampak kesusahan meningkatkan permainan. Namun, belumlah ada kesempatan penting yang di ciptakan PSMS.

Di menit ke-32, pelatih Djadjang Nurdjaman lakukan perubahan pemain. Ia menarik Dilshod Sharofetdinov serta memasukkan Sadney Urikhob. Nampaknya ada sedikit problem pada keadaan Dilshod.

PSMS Medan pada akhirnya memecahkan kebuntuan di menit ke-42. Bermula dari serangan balik, Frets Butuan melepas sepakan keras yang mengenai tiang atas gawang Arema. Bola pantulan itu digunakan Wilfried Yessoh dengan sundulan yang berbuah gol.

Masuk menit ke-45+2, PSMS masih tetap pernah menaikkan kelebihan. Bermula dari sepakan bebas Legimin Raharjo, bola memantul sesudah tentang tiang gawang. Bola menghadap ke Yessoh yang dimaksimalkan dengan gampang. Sesi pertama juga ditutup dengan kelebihan Ayam Kinantan 2-0.

May 26, 2018
Comments Off

Kans Real Madrid dan juga Liverpool di Final Liga Champion 50-50′

Faktanya pelatih real Madrid yang bernama Zinedine Zidane , yang menyebutkan bahwa tidak ada unggulan di laga melawan  tim Liverpool. Yang memiliki peluang juara liga champions pada tahun 2018 sebesar 50-50.

Namun pada laga Real Madrid VS Liverpool yang akan berlangsung di olimpiyskiy national sports complex, kiev, pada hari minggu (27/5/2018) pada dinihari WIB.

Madrid kini juga akan menjadi unggulan karena para pemain kelas satu yang ada di skuatnya, seperti Chrsitiano ronaldo . gareth bale, dan juga karim benzema , El Real juga sudah menjadi  favorit dikarenakan merupakan juara dalam kompetisi ini berturut-turut dalam dua tahun terakhir .

Bagaimana pun juga dengan Liverpool yang berasal dari tim kejutan yang membuat dan menembus lolos dan masuk ke final liga champions pada tahun 2018. Mereka juga tidak terlalu memperhitungkan pada awal musim ini ,tetapi mereka juga mampu mencapai titik laga pada puncak tersebut.

Meski diunggulkan, zidane sama sekali tidak meremehkan tim yang ia lawan yaitu tim Liverpool.mantan gelandang yang berasal dari prancis itujuga sadar akan jika mereka mampu ke final dan  kedua tim tersebut memiliki peluang yang sama untuk menghadapi juara yang sebenarnya.

“orang-orang bebas boleh berbicara banyak hal , tetapi kami juga mengetahui bahwa kondisi tidak seperti itu( Madrid akan kami lebih unggulkan).peluangnya juga 50-50 seperti final-fonal lainnya ,” katanya dalam konferensi pers dilansir ESPN.

“ Kami juga akan benar-benar harus bermain baik dan terampil untuk memenanginya,di ruang ganti,kami juga tidak akan merasa menjadi favorit,”lanjut dia.

Madrid saat ini juga menjadi tim pertama dalam format baru di liga champions yang juga mampu meraih dua gelar beruntun. Ia juga bisa membuat sejarah jika ia mampu membawa Madrid kembali meraih juara,karena itu mereka akan menjadi tim pertama yang bisa meraih tiga trofi di liga champions dan beruntun sejak Bayern munchen pada tahun 1974,1975,dan 1976.zidane mengungkapkan bahwa kunci timnya begitu superior di eropa.

May 25, 2018
Comments Off

Napoli Ingin Hentikan Dominasi Juve Dengan Memboyong Ancelotti

Napoli sukses mendapatkan Carlo Ancelotti dengan sebagai pelatih anyar. Dapatkah kedatangan Ancelotti memutus dominasi dari Juventus pada Italia?

Kepastian Ancelotti dengan sebagai pelatih baru tim Partenopei disampaikan hari Rabu (23/5/2018). Ancelotti bakal bertugas menangani klub asal kota Naples tersebut selama tiga tahun.

Pelatih berusia 58 tahun tersebut pun langsung memasang target yang tinggi pada Napoli. Dirinya menargetkan untuk memenangkan Scudetto, trofi yang telah 28 tahun tidak lagi dapat diraih Napoli.

Pada tujuh musim yang terakhir Serie A selalu didominasi oleh Juventus. Bahkan, tim yang memiliki nama lain Bianconeri itu juga berjaya pada Coppa Italia selama dalam empat musim. Sedangkan itu, Napoli tiga kali mesti rela finis pada belakang Juve di periode tersebut.

Peluang yang terbesar Napoli untuk meraih Scudetto terjadi di musim lalu (2017/2018). Namun, impian semua masyarakat kota Naples itu pun lenyap usai Napoli gagal untuk menyapu bersih empat pertandingan sisa. Trofi juara pun pada akhirnya kembali didapatkan Juve.

Nah, kehadiran dari Ancelotti tentu menumbuhkan harapan yang besar untuk meraih Scudetto. Ancelotti memiliki track record bagus sebagai pelatih dengan sukses juara pada ajang Ligue 1, Premier League, Serie A, serta Bundesliga.

Ancelotti bukan hanya bagus pada kancah domestik, dirinya juga amat disegani pada kompetisi Eropa serta dunia. Tiga trofi Liga Champions, tiga trofi Piala Super Eropa, serta dua gelar Piala Dunia Antarklub jadi bukti yang tidak dapat dibantah lagi.

Target juara yang telah diincar Ancelotti tentu mesti juga didukung dengan skuat yang memadai. Tidak lama usai Napoli diumumkan mendapatkan Ancelotti, kabar nama-nama pemain top pun segera merapat pada San Paolo pun tidak terhindarkan.

Karim Benzema, Angel Di Maria, Arturo Vidal, hingga Mario Balotelli disebut-sebut telah menjadi incaran Ancelotti. Dari daftar nama-nama itu, Vidal menjadi yang paling gencar.

Gelandang Bayern Munich tersebut belum lama ini datang ke Italia bersama semua keluarganya. Hal tersebut terungkap melalui foto yang diunggah oleh Vidal melalui akun Twitter pribadinya.

May 24, 2018
Comments Off

Henderson: Pidato Klopp membawa kami ke final CL

Jordan Henderson memuji pidato final Liga Europa Jurgen Klopp untuk Liga Champions. Henderson percaya pidato meriah oleh Jurgen Klopp dua tahun lalu akhirnya membawa Liverpool ke final Liga Champions melawan Real Madrid pada hari Sabtu.

Segera setelah salah satu poin terendah dalam karirnya, setelah menyaksikan kekalahan 3-1 di Liga Europa 2016 dari Sevilla sebagai pengganti yang tidak digunakan karena ia tidak sepenuhnya fit, kapten Liverpool mengatakan dia terinspirasi oleh kata-kata manajernya ketika mereka kembali ke hotel tim.

Klopp mengatakan kepada para pemainnya bahwa akan ada lebih banyak final untuk dimainkan, yang menggambarkan visinya tentang di mana ia ingin klub itu pergi, dan Henderson mengatakan bahwa dia terpikat.

“Kami jelas turun tetapi ketika kami kembali ke hotel, manajer memiliki sesuatu yang berbeda untuk tinggal,” katanya.

 

“Dia melihat gambaran yang lebih besar dan masa depan dan dia merasa seolah-olah itu bisa menjadi momen besar dalam karir kami untuk belajar dari pengalaman itu.

 

“Dia memiliki visi semacam ini yang membuat saya berpikir di masa depan kita akan sampai ke final yang lain.

 

“Dia ingin menggunakan pengalaman final itu untuk menyatukan kami dan menggunakannya sebagai positif. Jika kami mencapai final lagi, kami akan siap.

“Pada saat itu saya merasakan bahwa dia dapat melihat bahwa dia yakin akan mencapai final yang lain.

 

“Saya tidak dapat mengingat kata demi kata tetapi dia memiliki sesuatu tentang dia yang merasa itu adalah awal dari sesuatu, sesuatu yang dia rasa bisa dia bawa dan pasti membawa tim ke final yang lain.

 

“Saya pasti ingat malam itu. Saya pikir Anda bisa melihat bagaimana ia telah membawa tim maju sejak saat itu fantastis.”

 

Liverpool adalah pencetak gol terbanyak di Liga Champions dengan 40 gol sejauh musim ini dan Henderson percaya bahwa catatan adalah indikasi dari mentalitas yang dibesarkan oleh Klopp di Anfield.

 

“Dia adalah pemimpin kami dan semua orang mendongak padanya,” lanjutnya.

 

“Saya telah berbicara tentang manajer memiliki dampak besar sejak dia datang, yang dia miliki.

“Dia telah menciptakan ruang ganti khusus dengan pemain khusus dan saya yakin itu akan berlanjut di musim panas dengan pemain baru datang dan membantu skuad ini untuk memenangkan piala.

 

“Saya benar-benar merasa kami menuju arah yang benar. Saya bisa melihat dengan pasti betapa lapar tim itu akan sukses.

 

“Saya berharap ada lebih banyak peluang dalam beberapa tahun mendatang bagi kami sebagai sebuah tim karena saya merasa seolah-olah kami cukup baik, memiliki manajer kelas dunia dan kami menuju ke arah yang benar.

 

“Melewati rintangan pertama sebagai tim, memenangkan Liga Champions akan menjadi langkah besar bagi kami. Henderson: Pidato Klopp membawa kami ke final CL

Jordan Henderson memuji pidato final Liga Europa Jurgen Klopp untuk Liga Champions. Henderson percaya pidato meriah oleh Jurgen Klopp dua tahun lalu akhirnya membawa Liverpool ke final Liga Champions melawan Real Madrid pada hari Sabtu.

Segera setelah salah satu poin terendah dalam karirnya, setelah menyaksikan kekalahan 3-1 di Liga Europa 2016 dari Sevilla sebagai pengganti yang tidak digunakan karena ia tidak sepenuhnya fit, kapten Liverpool mengatakan dia terinspirasi oleh kata-kata manajernya ketika mereka kembali ke hotel tim.

Klopp mengatakan kepada para pemainnya bahwa akan ada lebih banyak final untuk dimainkan, yang menggambarkan visinya tentang di mana ia ingin klub itu pergi, dan Henderson mengatakan bahwa dia terpikat.

“Kami jelas turun tetapi ketika kami kembali ke hotel, manajer memiliki sesuatu yang berbeda untuk tinggal,” katanya.

 

“Dia melihat gambaran yang lebih besar dan masa depan dan dia merasa seolah-olah itu bisa menjadi momen besar dalam karir kami untuk belajar dari pengalaman itu.

May 24, 2018
Comments Off

Membandingkan Icardi Dengan Aguero, Dybala dan Higuain

Mauro Icardi tidak masuk ke dalam skuat Argentina di Piala Dunia 2018. Sebenarnya, siapa yang paling tajam di antara Icardi, Sergio Aguero, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain?

Pelatih La Albiceleste, Jorge Sampaoli, sudah mengumumkan 23 nama yang akan dibawanya ke Rusia pada bulan Juni mendatang. Ada 5 penyerang yang bakal digunakan Sampaoli untuk membawa tim nasional Argentina menjadi yang terbaik di dunia.

Mereka adalah Lionel Messi, Aguero, Dybala, Higuain dan Cristian pavon. Tidak ada nama Icardi, yang di musim ini menjadi topskor Serie A bersama Ciro Immobile dengan 29 gol.

Ketiadaan nama Icardi bisa dibilang cukup aneh melihat penampilannya di musim ini. Penyerang Inter Milan itu merupakan penyerang Argentina yang paling subur di Eropa sesudah Messi, kalau dibandingkan dengan 3 pemain depan yang dibawa Sampaoli, tanpa Pavon yang bermain di Boca Juniors dan Messi.

Pada musim ini Higuain hanya mencetak 16 gol di liga, Dybala 22 gol dan Aguero 21 gol. Kalau diakumulasi dari musim lalu pun jumlah gol Icardi juga masih lebih tinggi di antara mereka.

Dihitung mulai musim 2016/2017, Icardi total mencetak 53 gol di liga, Aguero 41 gol, Higuain 40 gol dan Dybala 33 gol. Selisih terdekat hanya pada Aguero yang berjarak 12 gol.

Tentunya Sampaoli memiliki pertimbangan lain untuk tidak membawa Icardi. Kalau dibandingkan dengan Dybala, peran keduanya berbeda jauh. Dybala merupakan tipe penyerang yang bergerak di kedua sisi.

Bukan cuma itu saja, Dybala merupakan sosok perekat antara gelandang dan penyerang. Itu dapat kita lihat saat bagaimana dia amat rajin turun sampai melewati garis tengah lapangan.

Nantinya Dybala juga bisa menjadi pelapis Messi di Piala Dunia. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Argentina dihajar sampai babak belur usai kalah 1-6 dari Spanyol di pertandingan persahabatan di akhir bulan Maret lalu.

Sejumlah pihak pun menganggap kekalahan itu dikarenakan Sampaoli tidak mempunyai pengganti Messi, yang ikut bersama tim, akan tetapi cedera di dalam masa persiapan. Pengganti Messi yang dimaksud disini adalah Dybala.

Icardi bisa dibilang mirip-mirip dengan Aguero. Namun penyerang Manchester City itu mempunyai kemampuan lain di dalam hal penetrasi dan kelincahan dalam mengacak-acak pertahanan lawan.

Nah, Aguero juga bukan hanya ahli di dalam mencetak gol, dia juga memiliki insting dalam menciptakan assists. Di musim ini saja Aguero sudah membuat 6 assists di liga, sedangkan Icardi hanya satu assists. Hal-hal itulah yang tak dimiliki oleh Icardi.

Lantas bagaimana kalau Icardi dibandingkan dengan Higuain? Head to head ini sepertinya kelihatan lebih pas daripada dengan para pemain lainnya.

Higuain dan Icardi merupakan 2 sosok penyerang yang dapat dikatakan sebagai finisher sejati, bukan kreator serangan. Menurut catatan Whoscored, kedua pemain ini bahkan mempunyai rataan shots per game yang selisihnya tipis, 3 untuk Icardi dan 2,9 untuk Higuain.

Penyerang Juventus itu mempunyai keunggulan di dalam hal mengolah bola. Higuain unggul di dalam persentase umpan sukses sebesar 80,4%, sementara Icardi hanya 74%.

Terlepas dari hal tersebut, tentu saja Icardi sangatlah layak untuk berseragam Argentina. 29 gol dan 44% kontribusi Icardi buat Inter tak dapat disepelekan begitu saja.

Sejauh ini Icardi baru bermain sebanyak 4 kali buat tim nasional Argentina sejak pertama kali turun pada 2013. Masalah merebut istri Maximiliano Lopez masih terus disebut-sebut sebagai kendala utama sulitnya Icardi masuk ke dalam tim nasional Argentina.

May 23, 2018
Comments Off

FIFA Diminta Cabut Skorsing Terhadap Kapten Peru

Denmark, Prancis, serta Australia mengirim surat terbuka terhadap FIFA untuk mencabut sementara skorsing pada kapten Peru, yakni Paulo Guerrero, supaya dapat tampil pada Piala Dunia 2018.

Guerrero mesti mengubur impiannya tampil pada Rusia bulan depan usai positif menggunakan kokain di pertandingan kualifikasi Piala Dunia menghadapi Argentina Oktober tahun yang lalu.

Padahal awalnya Guerrero hanya disanksi selama enam bulan yang sejatinya akan berakhir bulan ini. Namun, Badan Antidoping Dunia (WADA) pun mengajukan keberatan terhadap Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) serta akhirnya dikabulkan sehingga Guerrero pun diperpanjang skorsingnya hingga 14 bulan.

Guerrero lewat pengacaranya telah mengajukan banding mengingat bila dirinya tak tahu kalau teh yang diminumnya sebelum pertandingan menghadapi Argentina telah tercemar benzoylecgonine, metabolit kokain. Namun, CAS menyatakan bila Guerrero telah menggunakan kokain serta dianggap berperan di dalam meloloskan Peru pada babak playoff sebelum pada akhirnya menaklukkan Selandia Baru.

Kekecewaan dari Guerrero ini pun ikut dirasakan tiga kapten tim rival Peru pada fase grup, yaitu Simon Kjaer (Denmark), Mile Jedinak (Australia), serta Hugo Lloris (Prancis). Mereka merasa bila hukuman CAS tersebut tak adil mengingat Guerrero tak tahu sama sekali.

Melalui surat terbuka yang dikirim dari Asosiasi Pemain Profesional Dunia (FIFPro) terhadap FIFA meminta sanksi terhadap Guerrero dicabut supaya dapat bermain pada Piala Dunia. Surat tersebut juga ditandatangani oleh presiden FIFPro Philippe Piat serta sekjen Theo van Seggelen.

“Kami membuat surat ini sehubungan dengan kondisi yang dihadapi oleh kapten timnas Peru, Mr Paolo Guerrero,” begitu isi surat itu.

“Selama dalam 14 tahun terakhir dia telah memperkuat negaranya dengan begitu bangga, dan mengejar impian lolos pada Piala Dunia. Akhirnya momen tersebut datang, disaat Peru bakal tampil pada putaran final ajang Piala Dunia 2018 pada Rusia.”

“Usai 36 tahun absen, Peru pada akhirnya kembali dalam panggung sepakbola dunia serta kami percaya Paolo Guerrero mesti diperbolehkan memimpin negaranya di sana serta bakal menyempurnakan kariernya.”

Guerrero merupakan pemain paling senior dalam skuat Peru dengan 86 penampilan dan 32 gol, dengan negaranya yang terakhir kali bermain pada Piala Dunia 1982.

May 23, 2018
Comments Off

Ini Empat Alasan Mengapa Marcus/Kevin Kalah Bisa Dikalahkan Ganda Putra Thailand

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus menelan kekalahan yang sangat mengejutkan dari pasangan asal Thailand. Herry Iman Pierngadi yang merupakan sang pelatih lantas menilai ada sebanyak empat alasan mengenai kekalahan tersebut.

Tampil untuk pertandingan kedua di Grup B kompetisi Piala Thomas tahun 2018 menghadapi pasangan ganda putra asal Thailand, pasangan ganda putra terbaik bangsa dan nomor satu di dunia terebut harus menelan kekalahan menghadapi Nipitphon Phuangphuapet/Kittisak Namdash didalam pertandingan yang dilangsungkan di Impact Arena yang terletak di kota Bangkok di hari Selasa tangga 22 Mei 2018. Sempat memenangkan gim kedua, Marcus/Kevin pada akhirnya harus mengakui kekalahan mereka dengan skor 16-21, 21-13 dan 12-21.

 

Didalam pertandingan tersebut juga diwarnai dengan sejumlah kontroversi dengan sejumlah protes yang diluncurkan oleh Marcus dikarenakan beberapa servisnya dianggap fault. Kejadian itu pada akhirnya membuat Marcus tanpak sangat gusar.

 

Herry sendiri tidak bisa memungkiri kalau kekalahan yang dialami oleh Marcus/Keivin sangat berada diluar dugaan. Terlepas dari semua fault, Marcus/Kevin memang masih belum kembali lagi kedalam performa terbaik yang mereka miliki dikarenakan sudah tidak bertanding lagi semenjak memenangkan kejuaraan bergengsi All England pada saat bulan Maret yang lalu.

 

“Untuk Giden/Kevin, ini semuanya berada diluar perkiraan saya yang menjadi pelatih mereka. Mereka main memang tidak tampak seperti yang biasa mereka lakukan, akan tetapi saya juga menganalisis pertandingan itu, Gideon/Kevin sudah tidak bermain selama dua bulan. Kedua, ini merupakan hari pertama mereka. Siapapun yang seperti itu, kalau pertama kali bermain pastinya belum ‘in’ masih belum enak dengan lapangan dikarenakan dia juga belum nyobain lapangannya,” lanjut Herry.

 

“Ketiga adalah memang kegangguan sama servisnya. Kan selama ini mereka sangat jarang sekali terkena fault. Sedangkan yang keempat, saya pikir pemain Thailand memang cukup bagus karena mereka mainnya rapi. Mereka mampu untuk mengimbangi Gideon/Kevin.

 

Namun untungnya adalah meskipun Marcus/Kevin kalah didalam laga tersebut, Indonesia tetap berhak lolos kedalam babak perempat final. Hal tersebut dikarenakan Ihksa Maulana Mustofa, Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, serta Firman Abdul Kholik mampu untuk membawa Indonesia tetap unggul 4-1 dari Thailand.

 

Disaat hari Rabu tanggal 23 Mei hari ini, Indonesia juga masih harus menjalani laga melawan Korea Selatan didalam penyisihan yang terakhir yang dimana keduanya akan memperebutkan status juara didalam Grup B. Tentunya ganda putra akan menjadi sektor yang paling diandalkan untuk memenangkan poin utama.

 

“Kita akan lihat dan juga evaluasi lagi, penampilan yang gimana nanti, kita lihat para pemain koreanya siapa yang akan diturunkan. Bukannya nebak-nebak ya, cuma berkira-kira saja siapa yang akan jauh lebih cocok dimainkan buat hadapi mereka, ya pastinya akan ada kemungkinan akan saya turunkan,” tutupnya.

 

Berikut merupakan hasil dari pertandingan Thomas Cup antara Indonesia vs Thailand

 

Pertandingan 1

Anthony Sinisuka Ginting vs Khosit Phetradab

21-8, 21-14

 

Pertandingan kedua

Kittisak Namdash/ Nipitphon Phuangphuapet vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

21-16, 13-21, 21-12

 

Pertandingan Ketiga

Ihsan Maulana Mustofa vs Kantaphon Wangcharoen

21-8, 24-22

 

Pertandingan Keempat

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Tinn Isriyanet/Dechapol Puavaranukroh

21-10, 21-18

 

Pertandingan kelima

Firman Abdul Kholik vs Pannawit Thongnuam

21-19, 21-14

 

Untuk pertandingan berikutnya nanti, Tim Thomas Cup Indonesia akan berhadapan melawan Korea Selatan pada siang hari nanti, atau tepatnya sekitar pukul 14.00 WIB.

May 22, 2018
Comments Off

Unai Emery akan diangkat menjadi manajer Arsenal dalam sepekan ini

Arsenal akan menunjuk mantan pelatih kepala Paris Saint-Germain Unai Emery sebagai manajer pekan ini, menurut Sky Sports News.

Emery, yang meninggalkan pekerjaannya di PSG awal bulan ini, berada di London pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan The Gunners.

Manager asal Spanyol berusia 46 tahun itu memimpin tim Prancis Ligue 1 ke treble domestik musim ini – tetapi memiliki kontrak dua tahun yang tidak diperpanjang dan digantikan oleh Thomas Tuchel.

Satu sumber yang dekat dengan perundingan telah mengatakan kepada Sky Sports News bahwa Emery adalah satu-satunya kandidat yang ditawarkan peran untuk menggantikan Arsene Wenger.

Mantan gelandang Arsenal Mikel Arteta berada dalam bingkai tetapi menarik diri dari proses pada hari Senin. Dia dipahami memiliki jaminan ingin atas peran dia akan bermain dalam kebijakan transfer Arsenal sebelum setuju untuk bergabung dengan klub sebagai pelatih kepala.

Pemain berusia 36 tahun, yang merupakan pelatih di Manchester City, juga menginginkan jaminan bahwa ia akan memiliki suara yang signifikan di mana pemain harus dijual untuk menutup kembali dana untuk investasi lebih lanjut, dengan anggaran musim panas klub dilaporkan sebesar 50 juta poundsterling.

Arteta dianggap akan senang untuk tetap di City sebagai bagian dari staf pelatih Pep Guardiola jika dia tidak diberikan jaminan atas kebijakan transfer Arsenal.

Mantan pelatih Barcelona Luis Enrique dipahami telah meminta jaminan serupa selama diskusi dengan Arsenal.

Ahli sepak bola Spanyol, Guillem Balague, mengatakan kepada Sky Sports Newson Senin: “Saya mendengar bahwa Unai Emery berada di London untuk mengadakan pembicaraan dengan Arsenal. Itu berkaitan dengan fakta bahwa dia bebas, kandidat utama dan menginginkan pekerjaan itu.

“Kami berbicara tentang seseorang yang telah melakukan pekerjaan hebat dalam karirnya dengan orang-orang seperti Sevilla dan baru minggu lalu dia ditunjuk sebagai manajer tahun ini di Perancis untuk pekerjaan yang dia lakukan di PSG.”

May 22, 2018
Comments Off

Pogba : Pelatih dan Pemain Tidak harus Jadi Sahabat

Paul Pogba mengatakan dia dan manajer Manchester United Jose Mourinho tidak perlu akur, mengatakan kepada Canal + bahwa “seorang pelatih dan seorang pemain tidak harus menjadi teman terbaik.”

Musim 2017-18 diselingi oleh gesekan antara pasangan dengan Pogba memainkan peran cameo di kali – terutama di babak 16 besar Liga Champions UEFA ke Sevilla.

“Ada saat-saat ketika saya tidak bermain, saya berada di bangku cadangan,” kata Pogba. “Orang-orang sering membicarakannya. Mereka pikir semuanya tidak berjalan baik, tetapi pelatih dan pemain tidak harus menjadi teman terbaik. Kami tidak harus pergi ke restoran bersama.

“Aku juga punya sedikit niggles, … Sepak bola ada di kepala. Dia menempatkanku di bangku cadangan, aku merespon di lapangan, aku memberikan semuanya setiap waktu.”

Evasive pada masa depannya – “Anda tidak pernah yakin apa pun, [tetapi] secara kontraktual, itu pasti, ya,” jawab Pogba ketika ditanya apakah dia akan berada di United musim depan – dia lebih terbuka ketika ditanya dalam pesan video dari Mario Balotelli apakah Mourinho “baik” di United.

Dia sama saja, dia gila, “kata Pogba, yang kemudian diminta untuk membandingkan dirinya dengan Mourinho.” Dia lebih gila, karena dia bisa. Sebagai pemain, Anda tidak bisa melakukan apa yang Anda inginkan. ”

Dalam dua musim, pasangan ini bersama di Manchester, Pogba mengakui bahwa ia telah membaik di bawah Mourinho. Dia telah membuat saya maju dalam hal kepemimpinan,” katanya. “Saya memiliki ban kapten dengan Mourinho. Ini pertama kalinya di klub. Ini penting bagi saya. Ini membantu saya tumbuh menjadi pemimpin untuk tim Prancis juga.

Pogna sendiri yakin bahwa di bawah asuhan Jose Mourinho Manchester United akan semakin sukses di musim berikutnya. Kami semua masih mempercayakan Mourinho sebagai pelatih kami dan kami akan berjuang untuk mengakhiri dominasi City di musim depan.

May 22, 2018
Comments Off

Roma Menutup Musim Dengan Kemenangan Atas Sassuolo

AS Roma menuntaskan musim dengan hasil kemenangan. Melawat ke markas Sassuolo, Roma berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 dan mengunci peringkat 3 Serie A 2017/2018.

Bertandang ke Stadio Citta del Tricolore pada hari Senin (21/5/2018) dinihari WIB di giornata terakhir musim ini, Roma bermain dengan dominan. Whoscored mencatat ‘Serigala Ibukota’ itu mengontrol penguasaan bola sebesar 59%.

Roma melepaskan 15 percobaan dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang dan satu mengenai tiang. Sementara itu upaya Sassuolo ada 16 tembakan, namun cuma 3 di antaranya yang mengarah ke sasaran.

Walaupun tampil dominan di dalam pertandingan ini, I Giallorossi tidak mendapatkan kemenangan dengan mudah. Tembakan Kevin Strootman dan Diego Perotti pada menit ke-5 dan 13 masih dapat diantisipasi oleh Gianluca Pegolo.

Kemudian tusukan dari Patrik Schick pada menit ke-14 berakhir dengan tendangan yang mengenai tiang gawang.

Giliran Edin Dzeko yang memberikan ancaman pada menit ke-19, akan tetapi sundulan kepalanya masih melayang tipis di atas gawang Sassuolo. Upaya Dzeko 4 menit kemudian bisa dihalau dengan gemilang oleh Pegolo.

Tim tuan rumah balas memberikan ancamannya lewat Matteo Politano. Tapi tembakannya masih bisa diamankan Lukasz Skorupski.

Roma meraih keunggulan 1-0 pada menit ke-45. Kostas Manolas mencoba melepaskan umpan silang, namun bola mengenai Pegolo dan masuk ke dalam gawang.

Sassuolo mulai gencar menyerang pada babak kedua. Percobaan Politano pada menit ke-50 dan 56 hanya melebar tipis dari gawang tim tamu.

Roma balas merespons lewat Dzeko pada menit ke-61. Tapi sepakannya yang mengarah ke sudut kiri atas gawang masih bisa diamankan oleh Pegolo.

Kedua kesebelasan saling melancarkan serangan pada sisa waktu pertandingan. Roma memperoleh beberapa peluang pada masa injury time, salah satunya lewat Dzeko yang tinggal berhadapan dengan Pegolo. Namun tembakan Dzeko masih bisa dibaca Pegolo.

Skor 1-0 untuk keunggulan Roma itu pun bertahan sampai pertandingan tuntas. Hasil ini memastikan Roma mengunci peringkat 3 dengan nilai 77 poin dari 38 pertandingan. Roma berada di belakang Juventus (95 poin) dan Napoli (91 poin). Sementara itu Sassuolo finis di urutan 11 dengan nilai 43 poin.

Pages:12345»
blackberry agenliga