Browsing articles from "March, 2019"
Mar 31, 2019
Comments Off

Manchester United taklukkan Watford 2-1

Manchester United memetik kemenangan tipis 2-1 saat menjamu Watford di lanjutan Liga Inggris. Bermain di Old Trafford, Sabtu (30/3/2019) malam WIB, Marcus Rashford dan Anthony Martial menentukan kemenangan MU. Dengan kemenangan ini, MU menggeser Arsenal dari posisi empat pada klasemen sementara. Paul Pogba dkk mengumpulkan 61 poin sejauh ini dari 31 laga, satu poin lebih banyak dari Arsenal yang baru bermain 30 kali.

Jalannya pertandingan

Watford langsung tampil menekan saat laga baru dimulai. Kerja sama Adam Masina dan Roberto Pereyra membuka ruang untuk Abdoulaye Doucoure. Hanya saja sepakannya tak sempurna sehingga tak cukup mengancam gawang MU. MU masih kesulitan keluar dari tekanan di awal laga. Sebuah serangan cepat dari Watford di menit ke-11 mengancam mereka, kala umpan lambung dari kanan ditanduk Troy Deeney. David de Gea sigap menepis bola.

Di menit ke-28, MU bisa unggul atas watford. Luke Shaw berlari dengan bola di sisi kiri dan melepaskan umpan terobosan ke Marcus Rashford yang melewati dua pemain Watford sebelum menaklukkan Ben Foster dengan sebuah sontekan. MU nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-32. Dari sepak pojok, bola liar jatuh di kaki Anthony Martial di depan gawang. Hanya saja sepakannya tepat mengarah ke kiper.

Watford mendapatkan tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti di menit ke-44. Deulofeu mengirimkan umpan lambung yang coba disambar Miguel Britos, tapi Chris Smalling sigap menyundul bola ke luar lapangan. Tusukan Deulofeu di menit ke-51 dilanjutkan umpan ke Doucoure, yang lalu diteruskan lagi ke Daryl Janmaat. Namun sepakan Janmaat melambung.

MU lagi-lagi mencuri gol dari serangan balik. Jesse Lingard menusuk di kanan usai menerima umpan Andreas Pereira, lalu mengirim umpan silang ke tengah kotak penalti. Upaya Martial menyontek bola mulanya bisa dihalangi Ben Foster. Bola liar kemudian dicocor martial. Watford mendapat gol balasan pada menit ke-90. Doucoure mendapatkan bola liar di depan kotak penalti lalu bermain umpan 1-2 dengan Isaac Success sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.

Skor 2-1 untuk keunggulan MU bertahan hingga pertandingan berakhir. Usai laga, Luke Shaw menyebut Manchester United beruntung bisa mengalahkan Watford. Shaw mengakui bahwa timnya memang tampil buruk di laga ini, terutama di babak kedua. Pemain asal Inggris ini bahkan menilai MU beruntung bisa mengalahkan Watford.

“Kami membuat laga ini jadi lebih sulit dengan cara kami bermain. Ada saat-saat di mana kami tidak dalam kondisi terbaik,” tutur Shaw. “Kami sangat buruk di babak kedua, kami beruntung dengan hasil pertandingan ini. Tapi yang terpenting saat ini adalah tiga poin.”

Mar 31, 2019
Comments Off

Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Liverpool vs Tottenham

Liga Primer Inggris kembali bergulir akhir pekan ini setelah jeda internasional. Liverpool vs Tottenham Hotspur menjadi pertandingan terbesar dan berikut jadwal siaran langsung laga tersebut.

Liverpool akan menjamu Tottenham di Stadion Anfield, Minggu malam. Kickoff pertandingan Liverpool vs Tottenham akan berlangsung mulai pukul 22.30 WIB. Siaran langsung Liverpool vs Tottenham bisa disaksikan melalui layar kaca RCTI.

Liverpool saat ini masih memuncaki klasemen Liga Inggris dengan torehan 76 poin. The Reds hanya unggul dua poin atas Manchester City yang masih memiliki keunggulan satu pertandingan.

Sementara Tottenham berada di posisi ketiga dengan 61 poin. Tim asuhan Mauricio Pochettino itu menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris.

Tim-tim besar Liga Inggris akan menghadapi lawan yang di atas kertas di bawah mereka. Manchester City akan bertandang ke markas Fulham, Manchester United akan menjamu Watford, Chelsea akan melawan Cardiff City dan Arsenal menjamu Newcastle United.

Posisi di papan atas klasemen Liga Inggris, mulai dari peringkat tiga hingga enam, bisa terjadi akhir pekan ini. Pasalnya, Tottenham hanya unggul satu poin atas Arsenal yang berada di posisi keempat.

Man United yang berada di posisi kelima juga bisa menembus zona Liga Champions jika mampu mengalahkan Watford. Pasalnya, The Red Devils hanya tertinggal dua poin dari Arsenal. Sementara Chelsea ada di posisi enam dengan hanya terpaut satu poin dari Man United.

Jadwal Liga Inggris akhir pekan ini:

 

Sabtu 30 Maret 2019

19:30 Fulham vs Manchester City

22:00 Brighton & Hove Albion vs Southampton

22:00 Burnley vs Wolverhampton Wanderers

22:00 Crystal Palace vs Huddersfield Town

22:00 Leicester City vs AFC Bournemouth

22:00 Manchester United vs Watford

 

Minggu 31 Maret 2019

00:30 West Ham United vs Everton

20:05 Cardiff City vs Chelsea

22:30 Liverpool vs Tottenham Hotspur

Senin 1 April 2019

02:00 Arsenal vs Newcastle United

Mar 31, 2019
Comments Off

Casemiro Sebut Zidane Tidak Pernah Tinggalkan Madrid

Gelandang itu memuji pelatih kepala klub setelah kembali ke tim di tengah-tengah kampanye yang sulit. Zinedine Zidane tidak pernah meninggalkan Real Madrid menurut Casemiro, yang memuji pemain Prancis itu setelah diangkat kembali.

Zidane mundur dari Madrid setelah membimbing raksasa Eropa itu meraih gelar Liga Champions ketiga berturut-turut musim lalu, namun, ia kembali bulan ini. Madrid beralih ke Zidane setelah pemecatan pelatih kepala Santiago Solari di tengah perjuangan klub La Liga dan babak 16 besar Liga Champions.

“Pelatih kami adalah ikon klub. Tidak hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai pelatih, ”kata gelandang Madrid Casemiro kepada Marca.

“Zidane telah menunjukkan bahwa dia lebih dari sekadar pelatih. Bagi tim, Zidane tidak pernah pergi – ia meninggalkan cara bermainnya. Dia pasti menderita bersama kami saat ini dan itulah mengapa dia kembali. ”

Zidane memenangkan pertandingan pertamanya kembali sebelum jeda internasional – kemenangan 2-0 atas Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Madrid berada di urutan ketiga di La Liga, 12 poin di belakang rival dan pemimpin Barcelona setelah 28 pertandingan.

“Zidane tidak pernah pergi, dan kami selalu memiliki kasih sayang yang besar untuknya. Dia menyampaikan cinta dan kembali secara normal, menjadi Zizou yang sama seperti biasanya. Dia adalah salah satu kunci untuk memenangkan gelar dan telah menunjukkan itu dalam beberapa tahun terakhir. Dengan dia kita pasti akan memperjuangkan gelar. ”

Sementara gelar tampaknya di luar jangkauan untuk musim ini, Madrid telah membuat satu penandatanganan besar menuju musim panas sejak membawa Zidane kembali. Klub mendaratkan Porto Eder Militao minggu lalu, menambahkan bakat muda lain ke lini belakang.

“Saya harus memberi selamat kepada Real Madrid karena mengontraknya karena setengah dari Eropa menginginkannya.”

Tetapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan musim ini untuk Los Blancos, yang memiliki 10 pertandingan tersisa di musim La Liga. Zidane akan bertandang ke markas Huesca pada hari Minggu nanti.

Mar 29, 2019
Comments Off

Louis Van Gaal: Liverpool dan Man City Lebih Baik Dibanding Barcelona

Barcelona masih jadi unggulan teratas di Liga Champions. Namun, menurut Louis van Gaal, Liverpool dan Manchester City sebenarnya lebih bagus. Barcelona masih melaju di semua kompetisi yang mereka ikuti. Selain unggul jauh di puncak klasemen Liga Spanyol, Lionel Messi dkk juga sudah melangkah ke final Copa del Rey, dan melaju ke babak 8 besar Liga Champions.

Selain hampir dipastikan juara pada dua kompetisi domestik, Barcelona juga jadi unggulan teratas di Liga Champions. Bahkan setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan Manchester United. Meski dominan di banyak kejuaraan, Barcelona dinilai Van Gaal tidak lebih baik dari Manchester City, dan terlebih lagi Liverpool.

“Orang-orang berpikir Barcelona adalah tim terbaik, tapi sebenarnya tidak. Manchester City dan Liverpool adalah tim dengan kualitas lebih dari Barcelona. Dan Liverpool lebih dari City,” jelasnya. Pada filosofi saya, tim terbaik yang seharusnya menang. Tapi, saya berharap City yang juara Liga Champions karena mereka memainkan sepakbola terbaik,” prediksi Van gaal.

Louis van Gaal blak-blakan soal kariernya pada tahun 2014. Usai Piala Dunia Brazil, ia mengaku mengambil keputusan yang salah dengan menerima tawaran dari Manchester United. Pada 2014, Van Gaal telah memutuskan untuk mengakhiri kariernya bersama Timnas Belanda. Semua klub besar Eropa sangat tertarik menggunakan jasanya sebagai pelatih.

Sebelum Piala Dunia 2014, Van Gaal sudah melakukan diskusi dengan salah satu klub Inggris, Tottenham Hotspur. Negosiasi itu berlangsung pada Maret di Paris, Prancis. Van Gaal belum memberikan jawaban karena tahu klub Inggris lainnya, MU juga menunjukkan minat. Pada akhirnya pelatih asal Belanda itu memutuskan melatih MU yang telah memecat David Moyes.

Ditolak Van Gaal, Tottenham Hotspur pun menunjuk Mauricio Pochettino sebagai manajer untuk menggantikan Andre Villas-Boas. “Tottenham merupakan pilihan yang lebih baik ketimbang tim lama saya, MU. Apakah saya salah memilih? Mungkin saja,” kata pria berusia 67 tahun itu. “Namun, saya memilih Manchester United karena mengikuti kata hati. Saya selalu bekerja di tim nomor satu, mulai di Belanda, Jerman, Spanyol, dan saya ingin melakukannya juga di Inggris,” ujar Van Gaal menegaskan.

Mar 29, 2019
Comments Off

Kekuatan Sepakbola Dapat Mengatasi Masalah Diskriminasi di Masyarakat, Kata Dr Rimla Akhtar

Diskriminasi adalah masalah yang berkembang di semua kalangan masyarakat, tetapi dapat diperangi oleh kekuatan didalam olahraga sepakbola, menurut Dr Rimla Akhtar, wanita Muslim pertama yang duduk di Dewan Asosiasi Sepak Bola.

Dr Akhtar membahas sejumlah masalah yang dihadapi dalam sebuah olahraga, terutama munculnya diskriminasi dalam sepakbola. Angka terbaru yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola mengungkapkan bahwa laporan diskriminasi dalam sepakbola telah meningkat, dengan insiden berbasis agama meningkat sekitar 1672 persen dalam empat tahun terakhir.

Sementara konsultan keanekaragaman, Dr Akhtar mengakui masalah diskriminasi mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan, ia percaya sepak bola memiliki peran besar untuk dimainkan dalam mengatasi masalah tersebut. Kami melihat peningkatan dalam semua bentuk diskriminasi, terutama seputar ras, etnis dan agama. Bagi saya itu mencerminkan apa yang terjadi di masyarakat. Ini adalah masalah sosial yang menjalar ke sepakbola, katanya

Itu tidak berarti bahwa sepakbola harus lari dari itu. Kita harus menggunakan kekuatan sepakbola untuk mengubah pola pikir orang dan menggerakkan masyarakat secara positif. Kami telah melihat semua jenis olahraga untuk program pengembangan di seluruh dunia di mana orang berkumpul, karena kekuatan olahraga, karena orang-orang seperti Raheem Sterling yang telah menjadi korban rasis ini.

Dr Akhtar menambahkan. Dalam hal pendidikan, ini tentang bias yang tidak disadari dan orang-orang yang tidak bermaksud untuk menyinggung, tetapi sebenarnya melakukannya. Bagaimana kita dapat menghadapinya dan bagaimana kita dapat mendukung mereka untuk sedikit memperluas pola pikir mereka dan memahami dunia tempat kita hidup? Kita semua setara.

Ketua Dewan Penasihat Penyertaan FA, Paul Elliott, percaya badan yang mengatur membuat kemajuan dalam upaya untuk memberantas rasisme dari permainan, sementara juga menjadi lebih beragam. Organisasi selalu mencari untuk berevolusi, katanya. Penting bahwa tenaga kerja mewakili mereka yang memainkan pertandingan, menonton pertandingan dan terlibat di dalam pertandingan. Jangan salah, FA berada di kurva yang sangat menarik, bagus saat ini. Seperti semua hal ini, ada tantangan terus-menerus.

Saat anda menghadapi masalah, yang terpenting adalah kepemimpinan. Saya pikir kami memiliki kepemimpinan yang kuat dalam organisasi. Kami mendapat top yang turun, bottom yang naik. Greg Clarke, saya sangat menghormati dia, Gareth Southgate, seorang CEO hebat di Martin Glenn. Ada fokus pada agenda ini lebih dari waktu lain yang saya kenal. Itu datang dari kepemimpinan dan tidak ada toleransi. FA benar-benar ingin melakukan perubahan nyata, ini bukan latihan PR.

FA menghadapi kemungkinan pemotongan dana dari Sport England jika 30 persen dari anggota dewannya bukan wanita pada tahun 2020. Tidak ada rencana saat ini untuk insentif setara untuk merekrut anggota dewan BAME, tetapi Direktur Olahraga untuk Olahraga Inggris, Phil Smith, percaya bahwa itu dapat berubah dalam waktu dekat. Ada banyak bentuk diskriminasi dan olahraga sudah termasuk semua, katanya.

Ada beberapa keputusan yang harus diambil ketika kami membuat kode tata kelola untuk dipenuhi oleh semua badan pengelola. Keputusan diambil bahwa target perempuan 30 persen diperlukan. Ini telah memiliki efek dramatis pada jumlah wanita di ruang dewan dalam olahraga, saya harus mengatakan itu semua, karena ini memang sangat penting untuk sebuah ajang sepak bola.

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi EURO 2020 27 Maret: Malta 0-2 Spanyol

La Furia Roja kembali meraih kemenangan usai mengalahkan tuan rumah Malta dalam laga di matchday kedua Grup F pada kualifikasi EURO 2020. Laga yang digelar di Ta’ Qali National Stadium, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib berakhir dengan skor 0-2.

Alvaro Morata menjadi bintang di laga ini dengan memborong dua gol untuk kemenangan Spanyol. Dengan hasil ini, Spanyol pun kini bertengger di puncak klasemen Grup F dengan poin enam. Sementara Malta harus menempati peringkat empat dengan perolehan tiga poin.

Pada babak pertama, Spanyol langsung tampil dengan mendominasi jalannya pertandingan sejak menit pertama laga dimulai. Meski demikian, tim asuhan Luis Enrique ini masih terlihat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan dari tuan rumah.

Hingga memasuki menit ke 31, Spanyol baru bisa memecah kebuntuan laga lewat gol dari Morata. Berawal dari saat ia menerima umpan lambung dari Mario Hermoso, bomber Atletico Madrid sempat melakukan sekali kontrol sebelum akhirnya melepas tembakan dari sudut sempit yang tak mampu dihalau kiper Malta, Henry Bonello. Skor pun berubah menjadi 0-1. SKor tersebut pun terus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Spanyol masih terus mempertahankan permainan mereka untuk menekan tuan ruam dan terus mendominasi jalannya permainan. Beberapa peluang dari sang tamu pun masih kerap gagal membuahkan hasil.

Butuh waktu bagi Spanyol hingga menit ke 73 untuk menggandakan keunggulan tim. Morata kembali mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan crossing dari Jesus Navas dengan tandukan kepalanya untuk menggandakan keunggulan Spanyol menjadi 0-2. Skot tersebut pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Susunan pemain:
Malta (5-4-1): Henry Bonello, Joseph Mbong (Rowen Muscat 65′), Zach Muscat, Jonathan Caruana (Karl Micallef 85′), Steve Borg, Joseph Zerafa, John Mintoff (Michael Mifsud 70′), Paul Fenech, Matthew Guillaumier, Juan Carlos Corbalan, Kyrian Nwoko.

Spanyol (4-3-3): Kepa, Sergi Roberto, Sergio Ramos, Mario Hermoso, Jose Gaya, Sergio Canales, Rodri, Saul Niguez (Jesus Navas 65′), Marco Asensio, Alvaro Morata (Rodrigo 79′), Juan Bernat (Iker Muniain 56′).

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi EURO 2020 27 Maret: Italia 6-0 Liechtenstein

Kemenangan telak berhasil didulang oleh Gli Azzuri saat menjamu Liechtenstein dalam laga lanjutan babak kualifikasi Piala Eropa di Grup J. Pada laga yang digelar di Stadio Ennio Tardini, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib, pasukan Roberto Mancini ini menang dengan enam gol tanpa balas.

Dengan hasil ini membuat Italia bertengger di atas papan klasemen Grup J dengan enam poin, unggul dua poin dari Yunani dan Serbia dibawahnya. Sementara Liechtenstein masih menduduki dasar klasemen dengan 0 poin.

Pada babak pertama, tampil di hadapan pendukungnya sendiri membuat Italia tampil langsung menggebrak sejak awal laga dimulai. Italia pun akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan saat memasuki menit ke 17 lewat Stefano Sensi. Punggawa Sassuolo ini berhasil menyambut umpan dari Leonardo Spinazzola sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri dari pengawalan bek lawan dan menceploskanya ke dalam gawang sekaligus membuat skor menjadi 1-0.

Italia pun kemudian menggandakan keunggulan mereka di menit ke 32 lewat Marco Verrati. Dalam keadaan terapit tiga bek tim tamu. Gelandang asal PSG tersebut pun melepaskan tembakan dari dalam kotak pinalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper Benjamin Buechel dan menjadikan skor 2-0.

Tiga menit berselang, Italia kembali menjauh lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan oleh wasit setelah Nicolas Hasler melakukan handsball didalam kotak terlarang. Fabio Quagliarella yang maju sebagai pun tidak menyia-nyiakan kesempatan sekaligus membuat skor menjadi 3-0.

Di masa injury time babak pertama tepatnya di menit ke 42+2. Handsball kembali terjadi didalam kotak penalti Liechtenstein dengan disengaja usai menahan tembakan dari Marco Verrati oleh Daniel Kaufmann, bek tersebut pun sampai diganjar kartu merah. Quagliarella yang kembali maju sebagi eksekutor kembali sukses mencetak gol. Skor pun berubah menjadi 4-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua, Italia terus mendominasi laga. Memasuki menit ke 69, wonderkid Juventus Moise Kean, kembali membubuhkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan sundulan dari Fabio Quagliarella dan merubah skor menjadi 5-0.

Italia melengkapi kemenangannya dengan gol ke enam mereka di menit ke 76. Striker Genoa, Leonardo Pavoletti sukses menyambar bola rebound hasil tembakan dari Gianluca Mancini dari jarak dekat dan membuat skor menjadi 6-0 untuk bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:
Italia (4-3-3): Salvatore Sirigu, Gianluca Mancini, Leonardo Bonucci (Armando Izzo 79′), Alessio Romagnoli, Leonardo Spinazzola, Stefano Sensi, Jorginho (Nicolo Zaniolo 57′), Marco Verratti, Matteo Politano, Fabio Quagliarella (Leonardo Pavoletti 76′), Moise Kean.

Liechtenstein (4-4-2): Benjamin Buchel, Sandro Wolfinger, Daniel Kaufmann, Jens Hofer, Maximilian Goppell, Aaron Sele (Andreas Malin 46′), Michele Polverino, Sandro Wieser, Simon Kuhne (Livio Meier 68′), Nicolas Hasler, Dennis Salanovic (Martin Buchel 82′).

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Persahabatan Internasional 27 Maret: Republik Ceko 1-3 Brasil

Brasil berhasil menumbangkan tuan rumah Republik Ceko dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Sinobo, Praha, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib. Laga kedua tim ini berakhir dengan skor 1-3.

Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui David Pavelka. Brasil kemudian berhasil membalas tiga gol di babak kedua lewat Roberto Firmino, dan dua gol dari Gabriel Jesus.

Pada babak pertama, bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Ceko sebenarnya tampil cukup percaya diri dalam mengimbangi permainan dari tim Samba. Meski demikian, Patrik Shick dkk bisa tampil cukup efektif. Peluang pertama Ceko, didapat pada menit kedua ketika sepakan dari masih bisa diblok oleh lini pertahanan Brasil.

Peluang lain dari tuan rumah kembali didapat di menit ke 35 lewat Patrik Schick lewat tandukkan kepalanya yang masih bisa di tepis oleh Alisson. Dua menit berselang, Ceko baru benar benar memecahkan kebuntuan laga lewat David Pavelka. Berawal dari serangan balik, Pavelka yang lolos dari jebakan off side lantas melakukan tembakan keras yang tak mampu dijangkau oleh Alisson. Skor pun berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Brasil yang tertinggal mencoba tampil menggebrak sejak awal interval. Terus mengurung pertahanan tuan rumah, di menit ke 49, Brasil sukses menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang tuan rumah, Roberto Firmino yang lolos dari kawalan pemain bertahan Ceko kemudian melakukan tenangan chip yang tak mampu dijangkau oleh Jiri Pavlenka. SKor 1-1.

Brasil yang terus tampil menyerang denngan mendominasi permainan akhirnya mampu membalikkan kedudukan pada menit ke 84 lewat Gabriel Jesus. Berawal dari David Neres yang berhasil menaklukan kiper Pavlenka kemudian mengirimkan bola yang kemudian diselesaikan oleh Jesus di depan gawang yang sudah kosong dan membuat skor menjadi 1-2.

Memasuki masa inury time, Gabriel Jesus kembali mencetak usai tendangannya dari dalam kotak penalti yang sempat diblok oleh Pavlenka. Bola rebound pun kemudian kembali disambar Gabriel dalam gawang. Skor pun berubah menjadi 1-3 dan bertahan hingga laga usai.

Mar 26, 2019
Comments Off

Virgil Van Dijk Tuai Kritikan

Virgil Van Dijk menemukan dirinya menerima sedikit kritikan di media sosial saat timnas Belanda kalah 3-2 dari tim pemenang Piala Dunia tahun 2014 Jerman. Bek ini secara mengejutkan disalahkan atas gol kedua Jerman, yang dicetak oleh mantan bintang Arsenal Serge Gnabry.

Jerman berlari di Van Dijk di sisi kiri, memasuki area penalti sebelum memotong di dalam upaya melengkung fantastis di luar Jasper Cillessen. Tujuan Gnabry menarik banyak perhatian di media sosial.

Dan banyak penggemar sepak bola berlari ke Twitter untuk mengarahkan jari ke Van Dijk untuk memungkinkan bintang Bayern Munich menggandakan keunggulan tim tamu di Amsterdam ArenA.

“Dibawa ke sekolah oleh penolakan Arsenal,” tulis seorang.

“Mengingat ketika Gnabry tidak bisa masuk tim @WBA Tony Pulis saat dia menggiring bola melewati van Dijk untuk membuat Jerman unggul 2-0 di Belanda,” kata salah seorang.

“Serge Gnabry baru saja mengakhiri” bek terbaik di dunia “Van Dijk,” tulis yang lain.

“Seseorang memberitahuku Van Dijk belum digiring bola melewati?” kata yang keempat.

“Gnabry membuat Van Dijk terlihat seperti Mustafi. Tapi Tapi Tapi dia pembela terbaik di dunia …” kata yang lain.

Belanda hampir mencuri ketiga poin melawan peluang setelah gol babak kedua dari Matthijs De Ligt dan Memphis Depay. Namun pemain Jerman Nico Schulz menyarangkan gol kemenangan bagi tim Joachim Low di menit-menit terakhir.

“Kami tahu kami masih memiliki jalan panjang dan malam ini membuktikan itu,” kata Van Dijk kepada NOS penuh waktu.

“Kami kembali dengan sangat baik dan setidaknya kamu harus mengambil poin.

“Sayang sekali tidak berjalan seperti itu. Kami mengalami kesulitan di babak pertama. Mereka memiliki banyak gerakan dan kami tidak terorganisir dengan baik.

“Kami banyak berkembang di babak kedua ketika Frenkie de Jong bermain lebih banyak dari lini tengah.”

Van Dijk akan kembali beraksi ketika Liverpool menghadapi Tottenham Hotspurs pada Minggu sore ini di Anfield dalam lanjutan kompetisi Premier League.

Mar 25, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020 25 Maret: Siprus 0-2 Belgia

The Red Devil kembali meneruskan tren positif dengan mengalahkan tuan rumah Siprus pada matchday kedua babak kualifikasi EURO 2020 di Grup I. Dalam laga yang digelar di Neo GSP Stadium, pada hari Senin (25/03) dini hari wib, Belgia menang dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Belgia masing masing dicetak oleh Eden Hazard dan bomber Michy Batshuayi di babak pertama. Dengan hasil ini, Belgia saat ini kokoh menduduki puncak klasemen dengan enam poin. Sementara Siprus duduk di peringkat empat dengan perolehan tiga poin.

Pada babak pertama, Siprus yang tampil sebagai tuan rumah mencoba menggebrak terlebih dahulu di awal laga. Peluang pun sempat mereka dapatkan lewat Minas Antoniou yang sayangnya masih gagal membuahkan hasil.

Namun, justru Belgia yang sukses memecahkan kebuntuan dilaga ini di menit ke 10 lewat gol dari Eden Hazard. Memanfaatkan bola liar didalam kotak penalti, Hazard berhasil merebut bola langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dihadang oleh kiper tuan rumah Urko Pardo. SKor pun berubah menjadi 0-1.

Belgia kemudian sukses menggandakan keunggulan mereka dimenit ke 18 lewat gol dari Michy Batshuayi. Gol ini berawal dari umpan Thorgan Hazard dari sisi kiri serangan, Batshuayi sempat mengelabui kiper Pardo sebelum akhirnya menceploskan bola kedalam gawang yang sudah kosong dan membuat skor menjadi 0-2.

Selanjutnya, Belgia pun bisa menguasai jalannya pertandingan dan sempat mendapatkan beberapa peluang untuk menambah keunggulan. Sementara Siprus yang dibawah tekanan mencoba melakukan serangan balik. Namun skor 2-0 ini tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tuan rumah Siprus yang tertinggal berupaya memperkecil ketertinggalan mereka dengan tampil lebih terbuka. Siprus sempat mendapatkan peluang emas di menit menit akhir pertandingan. Salah satunya lewat tendangan bebas Matija Spoljaric yang kemudian disundul oleh Kostas Laifis, sayang bola masih mengenai mistar gawang. Skor 0-2 untuk kemenangan Belgia ini pun bertahan hingga akhir laga.

Susunan Pemain:
Siprus (4-4-2): Urko Pardo, Ioannis Kousoulos, Dossa Junior (Anthony Georgiou 46′), Giorgos Merkis, Konstantinos Laifis, Fotis Papoulis, Renato Margaca, Kostakis Artymatas, Nicolas Ioannu, Minas Antoniou (Andreas Makris 81′), Georgios Efrem (Matija Spoljaric 75′).

Belgia (3-4-3): Thibaut Courtois, Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen, Timothy Castagne, Youri Tielemans, Leander Dendoncker, Thorgan Hazard (Yannick Ferreira Carrasco 68′), Dries Mertens (Adnan Januzaj 56′), Michy Batshuayi (Dennis Praet 89′), Eden Hazard.

Pages:12345»