May 11, 2019
Comments Off

Agen Bermasalah, Matthijs De Ligt Bisa Gagal Pindah ke Barcelona

Matthijs De Ligt marak dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona. Bahkan juga, bekas kapten Ajax Amsterdam, Siem de Jong, merekomendasikan bocah 19 tahun ini untuk meneruskan karirnya bersama dengan Barca.

Tetapi, negosiasi di antara pejabat Barcelona dengan De Ligt menjumpai masalah. Sebabnya bukan lantaran kapten Ajax ini membuat tingkah, tetapi keinginan sang agen, Mino Raiola, dipandang terlalu berlebih.

Di hari Jumat (10/5/2019), ke-2 club diberitakan telah sampai persetujuan transfer sejumlah 70 juta euro (Rp 1,1 triliun). Nyatanya, Raiola minta komisi sejumlah 14 juta euro (Rp 225 miliar) atau sampai 20 %, pada Ajax serta Barca.

Walau sebenarnya, agen-agen pesepak bola dunia yang lain cuma memperoleh komisi tertinggi 10 %.

Peforma De Ligt yang mengagumkan seperti aji mumpung buat Raiola. Tetapi, dua club yang bergesekan dengan De Ligt pasti menampik keinginan sang agen.

Penolakan Ajax membuat Raiola mencari club lain yang bersedia memberi komisi sesuai permohonannya. Bahkan juga, sang agen tidak takut bila pemainnya itu gagal geser ke Spanyol.

Raiola meyakini peforma keren De Ligt yang dapat mengantarkan Ajax sampai ke semi final Liga Champions akan mengangkat bandrol sang pemain.

Selain itu, Siem de Jong, menyebutkan banyak club besar Eropa seperti Bayern Munchen, Manchester City, Juventus, bahkan juga Manchester United jadikan De Ligt dalam daftar tujuan musim depan.

“Saya telah dengar banyak narasi mengenai club yang ingin membelinya. Saya pahami. Ia ialah seseorang pemain muda, betul-betul kuat dengan fisik. Begitu juga bagus dengan kepalanya. Seseorang pemain yang baik serta bagus untuk team,” tutur De Jong.

“Saya tidak meyakini ke mana ia akan pergi, ia punyai cukuplah pilihan. Mungkin itu bisa menjadi club yang begitu bagus. Satu diantara club favorite saya ialah Barcelona, jadi saya tidak keberatan lihat Matthijs de Ligt di Barca. Ia akan jalani karier yang mengagumkan disana,” sambungnya.

Comments are closed.