Aug 3, 2019
Comments Off

Analisis Dari Van Gaal Dimana Guardiola Yang Mengalami Kesulitan Untuk Menjuarai Liga Champions Lagi

Sesudah usai dengan Barcelona, Josep Guardiola belum juga dapat memenangkan Liga Champions. Bekas pelatih Barca Louis van Gaal memberi analisisnya. Bagaimana?

Dua trofi Liga Champions sukses diambil Guardiola waktu melatih Blaugrana pada 2009 serta 2011. Tetapi, sesudah 2x bertukar club juga, koleksi trofi Eropa manager dari Catalonia itu belum juga makin bertambah.

Guardiola merajai sepakbola Jerman bersama dengan Bayern Munich sepanjang tiga musim. Keseluruhan tujuh trofi dikantongi, terhitung tiga gelar Bundesliga serta dua DFB-Pokal. Tetapi, di Liga Champions Bayern-nya Guardiola mentok di semi final.

Semenjak 2016, Guardiola membesut Manchester City serta mendapatkan sukses besar dengan perolehan enam trofi. Terhitung memenangkan Premier League 2x berturut-turut serta treble domestik 2018/19. Tetapi, pergerakan paling jauh City bersama dengan Pep hanya set delapan besar.

Van Gaal sudah pernah bawa Ajax Amsterdam memenangkan Liga Champions di 1995. Menurut Van Gaal, kegagalan Guardiola itu sebab si pelatih tidak ingin menyesuaikan dengan style permainan musuh.

“Memenangkan Liga Inggris 2x beruntun memang fenomenal. Guardiola sudah memenangkan semuanya di Inggris, tetapi level besarnya ialah (Liga) Champions,” tutur Van Gaal pada France Football, yang dikutip dari Daily Mail.

“Serta ia bahkan juga tidak dapat memenanginya bersama dengan City atau Bayern. Ini ialah resiko sebab begitu memerhatikan permainan teamnya sendiri, tidak dengan permainan musuh,” kata bekas pelatih yang sudah pernah mengatasi Bayern, Manchester United, serta tim nasional Belanda itu.

“Anda selalu harus menghargai musuh Anda. Guardiola serta (Erik) Ten Haag mempunyai team berkualitas tinggi untuk rival-rival domestik mereka, tetapi hal tersebut tidak berlaku di Champions,” simpul Van Gaal.

Comments are closed.