Mar 8, 2019
Comments Off

Arsenal takluk dari rennes 1-3

Arsenal harus bermain dengan 10 orang saat bertandang ke markas Rennes di leg pertama 16 besar Liga Europa. Meriam London pun kalah 3-1. Bertandang ke markas Rennes di Steda de la Route de Lorient, Jumat (08/03) dinihari WIB. Meriam London sudah unggul duluan saat laga baru berjalan empat menit lewat Alex Iwobi.

Empat menit jelang babak pertama berakhir, Sokratis Papastathopoulos menerima kartu kuning kedua. Unai Emery pun terpaksa bermain dengan sepuluh orang. Rennes tak membuang kesempatan ini. Mereka berhasil membalas lewat gol Benjamin Bourigeaud semenit berselang. Sang bintang menyambut bola muntah dari tendangan bebas dengan tendangan geledek dari jarak 25 meter.

Masuk paruh kedua, Rennes tak mengendurkan serangan mereka. Gunners hanya bisa mengimbangi permainan mereka dengan bertahan, tetapi itu pun tak bertahan lama. Rennes bisa membalikkan keadaan dengan unggul 2-1 di menit ke-65. Monreal mencetak gol bunuh diri setelah membelokkan arah umpan silang pemain lawan.

Kalah jumlah pemain membuat Arsenal sulit mengembangkan permainan. Rennes pun bisa melesakkan gol ketiga lewat Ismaila Sarr di menit ke-88. Tak ada gol balasan dari Arsenal di babak kedua. Rennes menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1. kalah 1-3 dari Rennes, Manajer Unai Emery sudah pasrah saat Meriam London tertinggal 1-2.

Emery mengaku bahwa Arsenal sulit membalikkan keadaan saat gol bunuh diri Monreal. Tapi, dia masih optimis Arsenal bisa dapat hasil bagus di leg kedua. “Ketika kami tertinggal 1-2, kami berpikir sulit untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” kata Emery. “Masih ada 90 menit lagi, di depan fans kami. Kami berpikir positif. Ini bisa berbeda di leg kedua, tetapi kami harus jauh lebih kompak,” tegasnya.

“Dua kartu kuning dan itu keputusan wasit. Setelah itu, saya pikir kita harus belajar bermain – ketika datang seperti hari ini – dengan satu pemain yang lebih sedikit di lapangan. Bukan pengalaman yang baik hari ini, karena kami tidak bisa melakukan pekerjaan kami di saat-saat sulit, di menit-menit sulit, dengan satu pemain yang kurang, seperti yang kami inginkan. Saya pikir kami bisa tampil dengan lebih baik,” ujarnya.

Comments are closed.