May 24, 2019
Comments Off

Cerita Mario Goetze Setelah Pindah Ke Bayern

Mario Goetze yang bagaimana pun juga pernah mengalami sesuatu permasalahan dengan adanya dimusuhi oleh fans Borussia Dortmund setelah adanya memutuskan untuk pindah ke bayern Munich .dan akibatnya adalah, Goetze dan juga keluarganya juga menerima banyak ancaman -ancaman yang telah membuatnya kekawatiran dengan adanya penerorran yang telah dibuat oleh fans itu .

Bagaimana pun juga Goetze yang juga pernah menjadi pesepakbola muda paling mengilap setelah ia dibantu oleh Dortmund yang juga sudah berhasil dan sukses dalam menjuarai Bundesliga dua kali secara beruntun pada saat di tahun 2010/2011 yang lalu dan juga 2011/12 itu. namun akan tetapi, pada saat di musim panas tahun 2013 yang lalu gelandang yang berasal dari jerman itu hijrah ke bayern, yang juga sudah menciptakan reaksi keras dari suporter Die Borussen.

dan dengan bersama Bayern dibawah arahan dari josep Guardiola,Goetze yang secara tidak langsung telah gagal dalam memenuhi potensi meski ia telah sukses berhasil merebut trofi domestik mayor, dan pencetak gol kemenangan jerman di final Piala Dunia tahun 2014 lalu itu cuman hanya berhasil mencetak 36 gol dalam 100 penampilan yang sudah dipertandingkan itu.

Selain dari itu juga Goetze yang juga pernah mengungkapkan bahwa keputusan untuk bergabung dengan Bayern juga sudah dipikirkan oleh nya berulang kali, meskipun itu juga pada akhirnya tidak sukses-sukses amat di bayern, Goetze yang menyadari akan hal itu dan tidak menyesal dengan keputusan yang telah ia buat.

” itu adalah salah satu keputusan tersulit dalam hidupku , namun akan tetapi bukan sesuatu yang dilakukan dalam semalam,”ujar darai Goetze kepada Player’s tribune.Sontak dari Bayern yang telah mendekatiku semusim sebelumnya namun akan tetapi lagi-lagi aku tidak pindah, tapi ketika Pep guardiola diumumkan sebagai manajer, aku juga tidak tahu apa yang mesti dilakukan, aku juga sudah merasa aku perlu sebuah perubahan, dan bermain di bawah pep akan membantuku berkembang  sebagai seorang pemain.”

 

Comments are closed.