Mar 8, 2019
Comments Off

Frankfrut vs inter berakhir imbang

Inter Milan bertandang ke markas Eintracht Frankfurt di 16 besar Liga Europa. Bermain di Commerzbank Arena, Jumat (8/3/2019) dinihari WIB, Kedua tim bermain imbang tanpa gol. Inter langsung mengambil inisiatif serangan saat laga baru dimulai. Danilo D’Ambrosio melepas umpan silang di menit ketiga, namun masih belum bisa diambut oleh rekannya di kotak penalti.

Laga berjalan 15 menit, Inter masih mengurung pertahanan Frankfurt. Upaya Nerazzurri masih belum ada yang berbuah ancaman. Frankfurt mampu melepas tembakan ke gawang di menit ke-17. Mijat Gacinovic melepaskan tembakan ke gawang Inter yang masih bisa diamankan oleh Samir Handanovic. Inter mendapat peluang untuk mencetak gol di menit ke-21.

Wasit memberi penalti setelah pemain Frankfurt dianggap melanggar Lautaro Martinez. Marcelo Brozovic maju sebagai eksekutor gagal menceploskan bola ke gawang. Berbagai serangan terus dilancarkan kedua tim, namaun tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Frankfurt mendapat peluang emas saat babak kedua baru berjalan tiga menit. Bola hasil sundulan Martin Hinteregger berhasil ditepis oleh Handanovic.

Frankfurt melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Inter jelang akhir pertandingan. Dua peluang beruntun datang dari Jovic dan Goncalo, keduanya mentah dengan salah satunya diamankan Handanovic. Tak ada gol hingga laga tuntas. Frankfurt harus puas bermain imbang tanpa gol dengan Inter.

Meski berakhir imbang, pelatih inter, Luciano Spalletti tetap puas dengan hasil tersebut. “Inter bermain dengan wibawa dan karakter, terutama di awal laga, yang merupakan periode tersulit pada laga ini,” ujar Spalletti. “Kami lebih mementingkan performa ketimbang hasil, karena pada laga dua leg, hasil baru penting setelah memainkan dua laga,” tambah dia.

Pada laga ini Inter sebenarnya punya potensi untuk menang saat mendapat penalti di menit ke-22. Sayang, eksekusi Marcelo Brozovic berhasil ditepis Kevin Trapp. “Saya percaya dia bisa mengeksekusi penalti. Seperti Ivan Perisic dan Matteo Politano. Mereka adalah pemain-pemain yang sangat baik menembak penalti. Dan tentu setiap pemain bisa melakukan kesalahan. Dia ingin mengeksekusinya dan itu bukan masalah buat saya,” demikian pelatih plontos tersebut.

Comments are closed.