May 23, 2018
Comments Off

Ini Empat Alasan Mengapa Marcus/Kevin Kalah Bisa Dikalahkan Ganda Putra Thailand

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus menelan kekalahan yang sangat mengejutkan dari pasangan asal Thailand. Herry Iman Pierngadi yang merupakan sang pelatih lantas menilai ada sebanyak empat alasan mengenai kekalahan tersebut.

Tampil untuk pertandingan kedua di Grup B kompetisi Piala Thomas tahun 2018 menghadapi pasangan ganda putra asal Thailand, pasangan ganda putra terbaik bangsa dan nomor satu di dunia terebut harus menelan kekalahan menghadapi Nipitphon Phuangphuapet/Kittisak Namdash didalam pertandingan yang dilangsungkan di Impact Arena yang terletak di kota Bangkok di hari Selasa tangga 22 Mei 2018. Sempat memenangkan gim kedua, Marcus/Kevin pada akhirnya harus mengakui kekalahan mereka dengan skor 16-21, 21-13 dan 12-21.

 

Didalam pertandingan tersebut juga diwarnai dengan sejumlah kontroversi dengan sejumlah protes yang diluncurkan oleh Marcus dikarenakan beberapa servisnya dianggap fault. Kejadian itu pada akhirnya membuat Marcus tanpak sangat gusar.

 

Herry sendiri tidak bisa memungkiri kalau kekalahan yang dialami oleh Marcus/Keivin sangat berada diluar dugaan. Terlepas dari semua fault, Marcus/Kevin memang masih belum kembali lagi kedalam performa terbaik yang mereka miliki dikarenakan sudah tidak bertanding lagi semenjak memenangkan kejuaraan bergengsi All England pada saat bulan Maret yang lalu.

 

“Untuk Giden/Kevin, ini semuanya berada diluar perkiraan saya yang menjadi pelatih mereka. Mereka main memang tidak tampak seperti yang biasa mereka lakukan, akan tetapi saya juga menganalisis pertandingan itu, Gideon/Kevin sudah tidak bermain selama dua bulan. Kedua, ini merupakan hari pertama mereka. Siapapun yang seperti itu, kalau pertama kali bermain pastinya belum ‘in’ masih belum enak dengan lapangan dikarenakan dia juga belum nyobain lapangannya,” lanjut Herry.

 

“Ketiga adalah memang kegangguan sama servisnya. Kan selama ini mereka sangat jarang sekali terkena fault. Sedangkan yang keempat, saya pikir pemain Thailand memang cukup bagus karena mereka mainnya rapi. Mereka mampu untuk mengimbangi Gideon/Kevin.

 

Namun untungnya adalah meskipun Marcus/Kevin kalah didalam laga tersebut, Indonesia tetap berhak lolos kedalam babak perempat final. Hal tersebut dikarenakan Ihksa Maulana Mustofa, Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, serta Firman Abdul Kholik mampu untuk membawa Indonesia tetap unggul 4-1 dari Thailand.

 

Disaat hari Rabu tanggal 23 Mei hari ini, Indonesia juga masih harus menjalani laga melawan Korea Selatan didalam penyisihan yang terakhir yang dimana keduanya akan memperebutkan status juara didalam Grup B. Tentunya ganda putra akan menjadi sektor yang paling diandalkan untuk memenangkan poin utama.

 

“Kita akan lihat dan juga evaluasi lagi, penampilan yang gimana nanti, kita lihat para pemain koreanya siapa yang akan diturunkan. Bukannya nebak-nebak ya, cuma berkira-kira saja siapa yang akan jauh lebih cocok dimainkan buat hadapi mereka, ya pastinya akan ada kemungkinan akan saya turunkan,” tutupnya.

 

Berikut merupakan hasil dari pertandingan Thomas Cup antara Indonesia vs Thailand

 

Pertandingan 1

Anthony Sinisuka Ginting vs Khosit Phetradab

21-8, 21-14

 

Pertandingan kedua

Kittisak Namdash/ Nipitphon Phuangphuapet vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

21-16, 13-21, 21-12

 

Pertandingan Ketiga

Ihsan Maulana Mustofa vs Kantaphon Wangcharoen

21-8, 24-22

 

Pertandingan Keempat

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Tinn Isriyanet/Dechapol Puavaranukroh

21-10, 21-18

 

Pertandingan kelima

Firman Abdul Kholik vs Pannawit Thongnuam

21-19, 21-14

 

Untuk pertandingan berikutnya nanti, Tim Thomas Cup Indonesia akan berhadapan melawan Korea Selatan pada siang hari nanti, atau tepatnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Comments are closed.

blackberry agenliga