Apr 21, 2019
Comments Off

Jorge Lorenzo Tampak Tidak Beruntung

Rider team Repsol Honda, Jorge Lorenzo, memulai MotoGP 2019 dengan kurang memberikan keyakinan. Sesudah tidak berhasil mencapai tribune di Qatar serta Argentina, Lorenzo tidak berhasil finish di seri Amerika Serikat.

Dalam balapan yang berjalan di Sirkuit of the Americas, Austin, Texas, Minggu (14/4/2019), rider asal Spanyol itu tempati tempat start ke-11. Ia ketinggalan 1,596 detik dari rekanan setimnya, Marc Marquez, yang mencapai pole position.

Namun, masuk lap ke-11, Jorge Lorenzo alami permasalahan pada motor RC213V kepunyaannya. Akhirnya, Jorge Lorenzo mesti mengakhiri lomba lebih awal.

Sampai sekarang, Repsol Honda belum memberikan keterangan mendalam masalah permasalahan Lorenzo di MotoGP AS. Tetapi, menyatakan kejadian itu benar-benar tidak berkaitan dengan lepasnya rantai motor dari sproketnya pada session kwalifikasi ke-2 (Q2), Sabtu (13/4/2019).

“Saya pikir memang benar ada musim-musim balap yang diawali lewat cara prima, misalnya seperti yang saya hadapi pada 2010,” jelas Lorenzo.

“Yang satu ini, malah berjalan betul-betul kebalikannya. Keberuntungan atau ketidakberuntungan, saling tidak dapat kita ganti,” tutur Jorge Lorenzo.

Ketidakberuntungan di Austin ini juga membuat Lorenzo terhitung alami nasib apes dalam tiga seri pertama MotoGP 2019. Dalam balapan di Qatar, ia tidak dapat tampil optimal sebab masih tetap cedera tangan kiri.

Jorge Lorenzo juga mesti senang finish di tempat 13. Tidak cuma itu, ia pun mendapatkan cedera retak tulang rusuk karena kecelakaan hebat. Pada seri Argentina, ia lakukan kekeliruan dengan mendesak tombol pit limiter waktu start, serta mengakhiri balapan di posisi ke-12.

“Motor saya alami permasalahan, sampai saya tidak dapat finish. Saya begitu sedih, sebab dalam tiga balapan berlangsung tiga permasalahan berlainan,” tuturnya.

“Beberapa masalah ini menghambat kami mencapai hasil baik, khususnya dalam balapan ini, sebab saya tidak berhasil finish. Jadi ini betul-betul bad luck, yang berlangsung dalam tiga balapan berturut-turut,” papar rider berumur 31 tahun itu.

Comments are closed.