Apr 20, 2019
Comments Off

Jose Mourinho Beber Alasan Juventus Kalah dari Ajax Amsterdam

Jose Mourinho mengatakan Juventus harusnya bermain dengan mengandalkan kekuatan fisik pemainnya saat berduel dengan Ajax Amsterdam. Juventus berjumpa dengan Ajax Amsterdam di babak perempat final Liga Champions. Wakil Belanda itu sendiri sebelumnya sukses menghajar sang juara bertahan, Real Madrid.

Ajax Amsterdam sendiri lolos ke semifinal usai menyingkirkan dua kandiat juara di fase sebelumnya. Setelah menjungkalkan Real Madrid di babak 16 besar, Matthijs de Ligt cs suskes menumbangkan Juventus di perempat final. Hebatnya lagi mereka menumbangkan Juventus dengan skor 1-2 di kandang mereka sendiri. Dengan demikian Frenkie De Jong cs berhasil lolos dengan agregat 3-2.

Analisa Jose Mourinho

Jose Mourinho sebelumnya pernah berhadapan dengan skuat Ajax Amsterdam pada final Liga Europa 2017. Saat itu ia masih menangani Manchester United dan menang 2-0.

Manajer asal Portugal itu mengatakan bahwa Juventus seharusnya mencontoh permainan Manchester United. Saat itu Setan Merah bisa menggulung Ajax Amsterdam karena mengandalkan permainan fisik.

“Kami memberi mereka permainan yang tidak mereka inginkan. Mereka mengeluh tentang build-up (serangan) yang lama,” kata mantan bos Inter itu kepada RT Sport.

“Mereka mengeluh tentang [Marouane] Fellaini, tentang fisik, mereka mengeluh karena mereka tidak bisa mengatasinya,” tutur Jose Mourinho.

Sudut Pandang Strategis

Jose Mourinho menambahkan, Ajax Amster sangat pintar dalam menggiring sang lawan bermain sesuai dengan keinginan mereka. Dan menurut eks bos Chelsea ini, cara mengalahkan permainan itu adalah dengan memberikan taktik yang tidak mereka inginkan.

“Jika Anda bermain melawan Ajax dengan cara yang mereka inginkan, Anda memiliki risiko bahwa mereka lebih baik daripada Anda,” serunya.

“Jika saya melihat misalnya Ajax bermain Barcelona atau Liverpool di Final, jika mereka mencapai Final, saya pikir Barcelona dan Liverpool dapat mengalahkan mereka dengan memainkan kekuatan mereka sendiri tetapi ketika kualitas Anda tidak ada, Anda harus pergi ke sudut pandang strategis. dan memberi mereka apa yang tidak mereka inginkan,” terang Jose Mourinho.

Comments are closed.