Jul 31, 2019
Comments Off

Juventus Lewati Jalan yang Terjal Demi Dapatkan Matthijs De Ligt

Matthijs De Ligt dapat dikatakan sebagai pembelian terbaik bagi Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Sang direktur, Pavel Nedved, bercerita mengenai bagaimana timnya sedang kesulitan untuk mendapatkan bek berumur 19 tahun tersebut.

Sebelumnya, De Ligt merupakan penggawa andalan Ajax Amsterdam dan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan klub. Ya, dia sudah mendapat kepercayaan untuk mengemban ban kapten meski usianya masih sangat belia.

Namun jika menengok prestasinya di musim 2018-2019 lalu, publik mungkin sepakat bahwa dirinya pantas menjadi kapten. Kontribusi De Ligt di lapangan membuat Ajax berhasil juara Eredivisie serta mencapai babak semifinal Liga Champions.

Hal itulah yang membuat banyak klub kepincut untuk mendapatkannya di bursa transfer musim panas ini. Manchester United, Barcelona, dan PSG dikabarkan sudah antre untuk mendapatkan jasa pria berdarah Belanda itu. Tapi pada akhirnya, pemenangnya adalah Juventus.

Tidak Mudah untuk Dapatkan De Ligt

Juventus berhasil mendapatkan De Ligt dengan mahar sebesar 85 juta euro. Nilai tersebut membuatnya menjadi bek termahal di dunia saat ini. Di saat tim lain enggan memenuhi permintaan harga dari Ajax, Juventus memilih menebusnya tanpa berpikir dua kali.

Banyak yang berpikir bahwa Juventus berhasil mendapatkan De Ligt karena memiliki dana segar untuk melakukannya. Namun ternyata situasinya tidak sesederhana itu, sebab mereka harus bersaing dengan klub lain dan itu tak mudah.

“Itu benar-benar sulit, sangat berat,” tutur Nedved kepada Sky Sport Italia. “Dia muda, sudah menjadi kapten Ajax dan kami mengambil pilihan ini untuk sekarang dan di atas semuanya, untuk masa depan,” sambungnya.

“Ada banyak kompetisi yang berat, tapi kami senang bahwa dia memilih kami,” tambah sang legenda tersebut. Menurut kabar, hanya Juventus juga yang bersedia membayar tuntutan gaji senilai 16 juta euro per tahunnya.

Musim Depan akan Lebih Berat

Publik langsung memberikan reaksi begitu Juventus merampungkan kepindahan De Ligt dari Ajax pada bulan Juli ini. Sebagian meyakini bahwa kehadiran bek muda tersebut bakalan membuat Juventus semakin mudah meraih gelar Scudetto musim depan.

Namun Nedved tidak sepakat dengan anggapan seperti itu. Pria asal Ceko tersebut melihat beberapa rival Bianconeri telah bergerak untuk menambal kelemahan yang tampak di musim lalu. Sehingga ia yakin bahwa perjuangan Juventus di musim depan akan lebih berat.

Comments are closed.