Oct 13, 2017
Comments Off

Leipzig Hampir Datangkan Mbappe Di 2015

Leipzig – Pesona dari Kylian Mbappe memang telah menyilaukan mata dari banyak klub di Eropa, termasuk juga RB Leipzig yang hampir mendapatkannya pada dua tahun yang lalu.

Mbappe sendiri jadi incaran dari banyak klub besar di Eropa menyusul dengan performa yang hebatnya bersama dengan AS Monaco di musim yang lalu. Dirinya menciptakan sebanyak 26 gol pada semua kompetisi untuk mengantarkan Monaco juara di Liga Prancis dan jadi semifinalis di ajang Liga Champions.

Hingga pada akhirnya Paris St-Germain lah yang telah memenangkan perburuan dari Mbappe usai menebusnya dengan senilai 180 juta euro yang bakal aktif di musim depan. Pada musim ini, Mbappe sendiri masih berstatus pemain pinjaman di PSG.

Lonjakan harga dari Mbappe yang begitu luar biasa ini pun sebenarnya telah diperkirakan oleh Leipzig, klub asal Jerman yang baru bersinar pada musim yang lalu dan juga finis runner-up di Bundesliga pada tahun perdananya. Di tahun 2015, Leipzig sendiri sempat ingin untuk mendatangkan Mbappe disaat masih berada pada Bundesliga 2.

Tetapi usaha dari Leipzig gagal lantaran Ralf Rangnick, merupakan direktur olahraga klub, pada saat itu tak dapat menjanjikan bila dirinya akan turun gunung dengan sebagai pelatih untuk menggantikan Alexander Zorniger yang telah baru saja diberhentikan.

“Kami nyaris mendatangkan Mbappe. Masalahnya merupakan pada saat itu kami telah baru saja memberhentikan pelatih kami, yakni Alexander Zorniger,” kata Rangnick.

“Itu tidak lama usai jeda musim dingin di tahun 2015, jadi pada saat itu kami tak tahu siapa yang akan jadi pelatih selanjutnya dan juga bagaimana kelanjutannya usai itu,” sambung Rangnick.

“Ayah dari Kylian katakan pada saya bila saya dapat memastikan diri menjadi pelatih yang baru, maka dirinya bakal mempercayakan anaknya pada diri saya.”

“Namun di bulan Februari (tahun 2015), saya tak dapat memenuhi janji tersebut,” ungkap Rangnick.

Di tahun 2015, Mbappe sendiri yang pada saat itu masih berusia 17 tahun masih berada pada tim Monaco II.

Comments are closed.