Jun 2, 2019
Comments Off

Liverpool Juara Liga Champions Berkat Jurgen Klopp

Kesuksesan Liverpool memenangkan Liga Champions musim ini tidak terlepas dari peranan Jurgen Klopp. Kapten The Reds, Jordan Henderson, menyebutkan teamnya tidak mungkin mencapai gelar juara tanpa ada figur Klopp.

Manajer asal Jerman itu mulai mengatasi Liverpool pada 8 Oktober 2015, menukar Brendan Rodgers yang dikeluarkan. Pada musim pertama bersama dengan scuad Si Merah, Jurgen Klopp belum temukan ramuan yang pas.

Akhirnya, Liverpool cuma finish di rangking delapan klassemen akhir Premier League serta tidak berhasil di Piala Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions 2015-2016.

Tetapi perlahan-lahan, ia membuat Liverpool jadi club yang kembali bertaji. Kedatangan beberapa nama seperti Mohamed Salah, Andrew Robertson, Sadio Mane, Alisson, sampai Virgil van Dijk sukses mengangkat perform The Reds.

Di Premier League musim ini, Liverpool tempati tempat runner-up klassemen akhir dengan nilai 97. Mereka terpaut satu angka dari Manchester City dalam tempat paling atas.

Puncaknya berlangsung di Liga Champions. Bertemu Tottenham Hotspur dalam pertandingan final di Estadio Wanda Metropolitano, Sabtu (1/6/2019), scuad Si Merah sukses merengkuh kemenangan dua gol tanpa ada balas.

Mohamed Salah buka kelebihan Liverpool di menit ke-2 melalui eksekusi sepakan penalti. Masuk menit ke-87, Divock Origi dapat melipatgandakan score sekaligus juga membuat The Reds menuai kemenangan.

“Tanpa ada manajer (Jurgen Klopp), ini mustahil. Anda melalui saat-saat susah pada sebuah musim, tapi apa yang sudah ia kerjakan semenjak hadir ke Liverpool tidak bisa diakui,” tutur kapten The Reds, Jordan Henderson.

“Ada kebersamaan, ia sudah membuat ruangan ubah yang spesial, semua pujian wajar diserahkan kepada manajer (Jurgen Klopp). Saya begitu bangga jadi sisi dari club sepak bola ini, serta jadi kapten berasa istimewa buat saya,” lanjut Henderson.

Buat Liverpool, ini merupakan trofi ke enam di Piala/Liga Champions. Awalnya, mereka sukses jadi kampiun di arena ini pada musim 1976-1977, 1977-1978, 1980-1981, 1983-1984, serta 2004-2005.

Comments are closed.