Jul 31, 2019
Comments Off

Madura United Lawan PSS: Kesempatan Menang Besar

Madura United berkemauan melanjutkan trend positif tetap menang di kandang saat melayani PSS Sleman dalam pertandingan menunda minggu ke empat Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Rabu (31/7/2019).

Madura United tertera telah jalani empat laga kandang. Hasilnya mereka tetap menang serta mencatatkan 11 gol serta cuma sudah pernah kecolongan sekali saja.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, ingin manfaatkan keadaan minor PSS yang mendapatkan hasil kurang memberi kepuasan pada beberapa pertandingan paling akhir.

“Ini satu pertandingan yang melawan buat Madura United. Kami menganalisa PSS lumayan bagus serta saya lihat ada pemain yang perlu dicermati,” kata Dejan.

“Tidak gampang untuk kami. Pemain harus kerja keras seperti biasa. Kami ingin taklukkan PSS Sleman serta mendapatkan tiga point agar dapat terus di papan atas klassemen,” tambah pelatih dari Serbia ini.

“Saya masih ingin jaga trend kemenangan di kandang. Madura United telah mengawali musim ini secara baik,” sebut Dejan.

Pertemuan ini jadi pertama kali buat ke-2 team dalam persaingan. Awalnya, Madura United serta PSS Sleman bertemu dalam pertandingan eksperimen atau kompetisi.

Paling akhir, mereka sama-sama bertemu dalam babak group Piala Presiden 2019. Hasilnya, Madura United menang dua gol tanpa ada balas dengan scuad bintangnya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 5 Maret.

PSS Sleman tidak ingin menyerah demikian saja. Tetapi, PSS dalam keadaan tidak komplet sebab beberapa pemain mangkir karena luka serta akumulasi kartu kuning. Penyerang Kushedya Hari Yudo Jjuga alami luka waktu berduel dengan pemain Barito Putera, Evan Dimas pada pertandingan awalnya.

Gelandang serang Haris Tuharea serta bek senior Purwaka Yudi, harus juga mangkir sebab akumulasi kartu kuning.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro peluang akan mainkan Sidik Saimima jadi alternatif Haris Tuharea. Sesaat Yevhen Bokhasvili semakin lebih dioptimalkan jadi penyerang tunggal.

Walau persiapan minim, PSS akan mengoptimalkan peranan pemain asingnya yang kembali komplet. Bek asal Spanyol, Alfonso De La Cruz berkesempatan kembali tampil sesudah mangkir karena luka. Tiga ekspatriat PSS yang lain dalam keadaan siap tempur, yaitu Guilherme Felipe de Castro atau Batata, Brian Ferreira, serta Yevhen Bokhasvili.

“Mudah-mudahan beberapa pemain asing kami dapat tunjukkan mutunya, walau baru musim ini bermain di Indonesia. Keinginan saya mereka dapat makin mengerti ciri-ciri persaingan,” kata Seto.

Lihat kemampuan Madura United, pelatih berumur 45 tahun ini mengaku keunggulan kualitas Madura United. Seto menyebutkan Madura United dengan semua potensinya mempunyai kesempatan jadi yang paling baik di Liga 1 musim ini.

“Madura team yang lengkap di semua posisi. Jejeran pemain oke, mereka dapat jadi juara persaingan. Tetapi kami punyai kemauan paling tidak dapat menyulitkan tuan-rumah,” katanya.

Comments are closed.