Aug 26, 2019
Comments Off

Madura United Menang Telak 3 Gol dari PSIS yang Sedang Lelah

Madura United sukses bangun dari kemerosotan tidak berhasil menang dalam lima laga Shopee Liga 1 2019. Mereka akhiri paceklik kemenangan dengan menggulingkan PSIS Semarang 3-0 pada minggu ke-16 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Sabtu (24/8/2019) malam.

Dua gol pertama Madura United diciptakan oleh ganda sayap, yakni Alfath Faathier pada menit ke-59 serta David Laly pada menit ke-71. Satu gol yang lain adalah gol bunuh diri yang dikerjakan oleh pemain asing PSIS Semarang, Patrick Mota.

Pelatih interim Madura United, Rasiman menyebutkan laga ini berjalan susah buat teamnya. Ia coba membuat Laskar Sape Sering bermain terbuka serta kuasai permainan, tetapi PSIS pilih bertahan serta menanti bola.

“Kami bermain cukup sabar meskipun set pertama susah. Mereka bermain bertahan serta memercayakan serbuan balik. Serbuan balik itu tentu beresiko untuk team yang menguasai perebutan bola. Set ke-2, puji sukur, kami tutup lubang kami,” kata Rasiman.

Pada pertandingan ini, Madura United kehilangan enam pilar sekaligus juga penjaga gawang Ridho Djazulie harus mangkir karena hingga diganti oleh Satria Tama. Lalu, stoper asing, Jaimerson Xavier pun tidak tampil sebab awalnya mendapatkan kartu merah minggu kemarin.

Empat pemain yang lain, yakni Greg Nwokolo, Andik Vermansah, Beto Goncalves, serta Zulfiandi harus jalani pemfokusan latihan bersama dengan Tim nasional Indonesia. Tanpa ada beberapa nama itu, Madura United masih dapat sampai tekad bangun.

Rasiman menyorot permainan monoton yang dimainkan oleh Slamet Nurcahyo dkk. pada pertandingan ini. Madura United kesusahan tembus pertahanan PSIS hingga tidak ada gol yang terbentuk pada paruh pertama.

“Babak pertama laga berjalan datar. Kami berupaya mainkan perebutan bola serta sabar, PSIS menanti bola serta bertahan secara baik,” papar Rasiman.

“Itu membuat kami terserang dengan serbuan balik serta beberapa tendangan ke gawang. Itu menjadi PR kami melakukan perbaikan permainan monoton. Mudah-mudahan dapat mengakhiri PR satu itu,” paparnya.

Selain itu dari faksi PSIS Semarang mengaku kecapekan jadi unsur pemicu kekalahan mutlak tiga gol tanpa ada balas dari tuan-rumah Madura United.

Walau sukses meredam seimbang tanpa ada gol pada set pertama, PSIS Semarang harus mengaku kedahsyatan Madura United yang melesakkan tiga gol selesai turun minum.

Mendekati pertemuan menantang Madura United, scuad PSIS lakukan perjalanan lumayan lama. Diluar itu, jarak laga yang bersisihan, membuat waktu recovery hanya terbatas.

Gelandang bertahan PSIS, Heru Setyawan, menjelaskan teamnya dibayang-bayangi kecapekan hingga cukup kesusahan menyeimbangi permainan Aleksandar Rakic serta teman-teman. Dia mengaku Madura United memang dalam keadaan lebih baik.

“Semua pemain telah memberi yang paling baik. Mungkin kami alami kecapekan. Memang kami mengaku Madura lebih baik serta selamat atas kemenangannya,” kata bekas punggawa Persis Solo ini dalam pertemuan wartawan, Sabtu (24/8/2019).

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah, tidak dapat memberi komentar panjang. Ia menjelaskan PSIS perlu pelajari lumayan besar. Setumpuk pekerjaan rumah harus dicarikan jalan keluar supaya Mahesa Jenar tidak makin tersuruk.

“Saya mengaku beberapa hal yang butuh dibenahi PSIS Semarang. Madura United semakin bagus, sesaat kami harus ada pergantian diperputaran ke-2 kelak,” katanya.

Pelatih PSIS Semarang yang akrab dipanggil Banur ini harus memaksa pemain tempati tempat yang bukan di tempat aslinya. Seperti kapten team Hari Nur Yulianto yang sebetulnya berposisi striker sayap, tetapi bermain lebih ke.

“Banyak pekerjaan rumah, perlu pemain baru sebab telah kehabisan bek tengah serta penyerang. Datangkan pemain pun tidak gampang, sebab harus lebih dari yang ada saat ini,” papar Banur.

Sebelum masuk paruh ke-2 musim ini, PSIS masih kantongi dua laga tersisa. Paling dekat ialah kembali bermain tandang ke tempat Arema FC (31/8/2019) serta partai menunda kontra tuan-rumah PSM Makassar yang belum didapati perubahan jadwalnya.

Hasil minor dari Madura United sekaligus juga jadi catatan kekalahan ke-8 PSIS musim ini. PSIS masih bergelut di posisi ke-13 dengan nilai 15, cuma terpaut tiga point dari team penghuni kemunduran seperti Badak Lampung serta Persela Lamongan.

“Sesudah ini kembali pada Magelang untuk recovery dan lakukan persiapan away ke Malang,” papar pelatih berumur 58 tahun ini.

 

Comments are closed.