May 28, 2019
Comments Off

Manchester City: Para Pesaing Cemburu dan Iri Dengan Kesuksesan Kami

Manchester City menuntaskan musim 2018/2019 dengan meraih treble domestik, sebuah rekor di Inggris. Akan tetapi keberhasilan City juga mendapatkan sorotan.

The Citizens menutup musim 2018/2019 dengan 3 gelar domestik, yakni Premier League, Piala FA dan Piala Liga Inggris. City menjadi tim pertama di Inggris yang mengukir catatan tersebut.

Namun keberhasilan itu juga mendapatkan cibiran. City dinilai menghabiskan terlalu banyak uang untuk melaju sejauh ini karena masih gagal di Liga Champions.

Sejak kehadiran Josep Guardiola di tahun 2016 sampai musim panas lalu, City sudah menghabiskan sekitar 608 juta euro atau sekitar Rp 9,8 triliun. Kalau ditotal sejak hadirnya Sheikh Mansour sebagai investor di 2008, total belanja pemain City mencapai 1,66 miliar euro atau sekitar 26, 75 triliun.

Kritik publik pun menjadi semakin tajam sesudah munculnya laporan dugaan jika City melakukan penggelembungan dana sponsor. Diyakini manajemen City sudah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Uni Emirat Arab untuk meningkatkan pendapatannya, dimana sang pemilik adalah sosok yang amat berpengaruh disana.

Saat ini kasus itu sedang diselidiki dan berpotensi membuat City disingkirkan dari Liga Champions. Chairman City, Khaddon Al Mubarak, yakin ini adalah bagian dari serangan terhadap keberhasilan klubnya.

“Dengan meraih sukses, pasti ada kecemburuan, iri hati dan apapun itu di level tertentu. Itu merupakan bagian dari permainan ini. Ini tidak mudah untuk kompetisi kami, kami tau itu” ucap Al Mubarak.

“Namun realitanya adalah kami tidak membeli pemain termahal di Premier League. Kami tidak membeli kiper termahal, kami tidak membeli gelandang termahal dan kami tidak membeli striker termahal” sambung pria berusia 43 tahun itu.

“Orang-orang membuat keputusan dan mereka mesti hidup dengan itu. Ini merupakan klub yang dijalankan dengan sangat baik” tutup Al Mubarak.

Pembelian termahal City sejauh ini adalah Riyad Mahrez, yang direkrut di musim panas lalu dari Leicester City dengan harga 60 juta poundsterling. Sementara itu striker dan gelandang termahal Premier League dimiliki oleh Manchester United, yakni Romelu Lukaku (90 juga pounds) dan Paul Pogba (93,25 juta pounds).

Kiper termahal Premier League dan di dunia dimiliki Chelsea ketika merekrut Kepa Arrizabalaga dengan biaya 71,6 juta pounds. Sementara itu Liverpool mempunyai bek termahal di dunia, yakni Virgil Van Dijk dengan harga 75 juta pounds.

Comments are closed.