Jul 4, 2019
Comments Off

Miranda Akan Putuskan Masa Depannya Setelah Copa Amerika Berakhir

Pemain bertahanan veteran klub Inter Milan, yakni Joao Miranda mengakui kalau dirinya masih mau tetap bertahan dengan Inter. Akan tetapi Miranda akan menyerahkan semua masa depannya kepada pihak manajemen klub.

Pemain yang telah berusia 34 tahun tersebut sekarang ini hanya memiliki kontrak yang hanya tersisa hingga 2020 yang akan datang. Sedangkan Miranda hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 20 kali didalam semua ajang kompetisi pada saat musim 2018/2019 kemarin.

Situasi Miranda akan menjadi semakin rumit setelah Nerazzurri sudah mendatangkan seorang pemain bertahan berpengalaman yang lain, yakni Diego Godin. Inter sendiri juga diharuskan segera memasukan Miranda kedalam bursa transfer andai mereka tak mau kehilangan si pemain tersebut secara geratis pada saat musim depan.

Miranda sendiri akan menentukan masa depannya setelah pertandingan final kompetisi Copa America tahun 2019 nanti. Mantan pemain timnas Brasil tersebut menepis kalau dirinya akan pergi dari Inter guna mendapatkan tantangan yang baru.

“Banyak sekali orang yang berbicara namun mereka tidak tahu apa yang sebenarnya saya mau, namun sekarang ini saya hanya berpikir tentang final Copa America saja,” kata Miranda kepada media di Brasil.

“Setelah turnamen itu berakhir, saya pasti akan berbicara dengan pihak manajemen untuk melihat sebenarnya apa mereka masih menginginkan saya atau tidak lagi.”

“Saya masih mau bertahan? Tentu saja, itu merupakan sebuah opsi yang sangat bagus. Saya merasa kalau Inter sedang sangat berkembang dan saya mau menjadi bagian Inter saat mereka akan berjaya lagi,” tutupnya.

Miranda sendiri sebelumnya didatangkan dari Atletico Madrid dengan mempermanenkan si pemain dengan biaya sebesar 9 juta euro disaat musim 2016/2017 yang lalu setelah meminjamnya selama satu musim pada musim sebelumnya. Semenjak memperkuat Inter Milan, Miranda selalu menjadi pilihan utama klub, setidaknya tiga musim pertamanya (satu musim di masa pinjaman) di Inter yang dimana dia selalu bermain 30 pertadingan lebih untuk satu musimnya dalam kompetisi Serie A. Namun pada musim 2018/2019 dia hanya mendapatkan kesempatan bermain 14 pertandingan saja didalam kompetisi kasta tertinggi Liga Italia itu.

 

Comments are closed.