Dec 1, 2017
Comments Off

Setelah Membentak Wasit dan Diusir, Conte Meminta Maaf

Bos Chelsea, Antonio Conte telah didakwa melakukan kesalahan oleh Asosiasi Sepak Bola setelah diusir wasit pada pertandingan Rabu malam dengan Swansea City.

Mantan pelatih kepala Italia itu dikirim dari ruang istirahat oleh wasit Neil Swarbrick di menit ke-43 ketika Chelsea menang 1-0 atas Swansea Cirt di Stamford Bridge.

Ketika itu Conte marah atas keputusan wasit karena tidak memberikan peringatan kepada sejumlah pemain Swansea yang dianggapnya membuang-buang waktu.  Conte meneriakkannya di hadapan wasit keempat Lee Mason, juga Swarbrick yang membuatnya diusir.

Pelatih berusia 48 tahun, yang meminta maaf setelah pertandingan karena perilakunya, juga menjelaskan bahwa dia merasa frustrasi dengan apa yang dianggapnya sebagai taktik membuang-buang waktu dari para pengunjung.

“Selama pertandingan, di babak pertama, saya melihat Swansea membuang-buang waktu,” katanya. “Saya mengatakan ini beberapa kali ke petugas keempat.

“Pada saat yang sama, saya tidak melihat adanya perubahan di babak pertama, saya frustrasi dalam situasi ini, saya mencoba mengatakannya kembali, tapi kemudian wasit mengambil keputusan ini.

“Saya ulangi: Saya minta maaf untuk ini, saya merasa frustrasi, pastinya saya membuat kesalahan, selama pertandingan saya menderita, dengan pemain saya saya menderita. Sayang sekali.

“Mereka membuang-buang waktu. Saya sedikit bersemangat, Saya mengatakan ini dan saya berteriak ini bukan untuk pertama kalinya saya berpikir untuk alasan ini pejabat keempat kehilangan kesabarannya .. Tapi saya ulangi, kesalahan itu saya, bukan Keempat, saya minta maaf untuk ini, saya frustrasi. ”

Ini adalah kali pertama Conte diusir wasit di ajang Liga Primer Inggris. Mantan pelatih Juventus itu mengaku tidak kapok dan tetap mempertahankan karakter berapi-api di pinggir lapangan.

“Saya menderita di ruang ganti tim. Melihat pertandingan melalui layar kaca dan tidak mampu berkomunikasi dengan pemain, itu sangat aneh dan berat buat saya,” ucap Conte.

Gol Antonio Rudiger 10 menit memasuki babak kedua memastikan kemenangan bagi Chelsea dan mempertahankan posisi ketiga di klasemen Liga Primer Inggris, 11 poin di bawah pemimpin klasemen Manchester City.

Nov 30, 2017
Comments Off

5 Catatan Yang Mungkin Diraih PSG Dimusim Ini

Sesudah banyak membawa pemain ternama dunia, sekarang ini Paris Saint Germain berubah menjadi klub yang ditauti. Sampai saat ini Paris Saint Germain berada diurutan teratas papan klasment sementara.

Sedangkan itu, Paris Saint Germain juga sudah memastikan diri lolos kebabak 16 besar didalam ajang Liga Champions, melihat hal tersebut bisa saja PSG memecahkan rekor baru dimusim ini.

Dengan Neymar, Edison Cavani serta Kylian Mbappe. PSG mempunyai barisan depan yang ditakui, sedangkan dibarisan tengah mereka memiliki Julien Draxler, Angel di Maria serta Marco Verratti. Memiliki pemain yang bagus bisa saja dimusim ini klub yang berkompetisi di Prancis tersebut membuat rekor baru, ini adalah 5 rekor yang bisa dibuat PSG.

  1. Catatan Poin

Paris Saint Germain sudah berhasil mengoleksi 38 angka dalam 14 laga dan masih belum pernah kalah dimusim ini. Yang bila dihitung setiap laganya mereka berhasil mengumpulkan 2,71 poin apa bila hal ini terus berlanjut bisa saja mereka finish dengan torehn 103 poin dan mengalahkan rekor Ligue 1 yang mereka miliki sendiri yaitu 96 poin.

 

  1. Catatan kemenangan

Paris Saint Germain juga saat ini mempunyai rekor kemenangan terbanyak selama 1 musim yang mereka pecahkan dimusim lalu, disaat itu mereka berhasil memenangi 30 pertnadingan dari 38 laga. Bisa saja dimusim ini mereka memecahkan rekor tersebut.

 

  1. Catatan gol

Dimusim lalu PSG juga memiliki rekor gol terbanyak di liga Prancis, mereka mengoleksi 102 gol. Dimusim ini mereka menambah 2 penyerang Kylian Mbappe dan Neymar dan diperkirakan rekor gol tersebut bisa mereka pecahkan.

 

  1. Catatan Unbeaten

Bisa saja dimusim ini Paris Saint Germain menjadi pemenng Ligue 1 bahkan mereka bisa saja mereka menjadi juara bertahan di Ligue 1 dalam sejarah sepak bola Prancis.

 

  1. Catatan Liga Champions

PSG mempunyai catatan terbaik dikompetisi Liga Champions hanya sampai semifinal dan itu terjadi dimusim 1994/1995. Namun dimusim ini mereka mungkin bisa memecahkan rekor tersebut.

Nov 30, 2017
Comments Off

Gol Sterling di Menit-Menit Akhir Menangkan City Atas Southampton

Manchester City sukses menuai kemenangan 2-1 atas Southampton dengan cara yang dramatis. Raheem Sterling menjadi pahlawan The Citizens lewat gol yang dicetaknya di penghujung pertandingan.

Di laga yang berlangsung di Etihad Stadium pada hari Kamis (30/11/2017) dinihari WIB, City bermain dengan dominan sejak awal laga. Akan tetapi tak ada gol yang tercipta hingga berakhirnya babak pertama.

Sesudah jeda, City akhirnya mampu membuka keunggulannya lewat gol Kevin De Bruyne (sebelumnya gol ini dinyatakan sebagai gol bunuh diri bek Southampton, Virgil Van Dijk). The Saints kemudian membalas melalui tendangan Oriol Romeu untuk merubah kedudukan menjadi 1-1, yang bertahan hingga injury time.

Tepat beberapa saat sebelum pertandingan berakhir, Sterling tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol kemenangan.

Dengan begitu, City masih kokoh di puncak klasemen dengan nilai 40 poin dari 14 pertandingan. City pun masih menjaga jarak 8 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester United. Sementara itu Southampton berada di urutan 11 dengan nilai 16 poin.

Jalannya Laga

Seperti biasanya, City mendominasi ball possession dan langsung menyerang. Southampton hampir mengejutkan publik tuan rumah. Pada menit ke-13, sebuah crossing ditanduk Wesley Hoedt yang berdiri dengan bebas di muka gawang, akan tetapi bola hanya mengenai mistar.

Serangan balik City membuat Fraser Foster melakukan 2 kali penyelamatan 2 menit kemudian. Sepakan mendatar Sergio Aguero dihalau Forster, kemudian kiper Southampton itu menepis sepakan Gabriel Jesus.

Laga berjalan dengan satu arah, Southampton kesulitan keluar dari tekanan City. Pada menit ke-24, Ilkay Gundogan membuang sebuah kesempatan emas. Bermula dari permainan cantik di muka kotak penalti, penuntasan akhir Gundogan masih melenceng dari gawang.

Southampton akhirnya keluar dari tekanan dan menciptakan sebuah kesempatan emas pada menit ke-34 lewat situasi bola mati. Dari tendangan sudut, sundulan Van Dijk mengarah ke Maya Yoshida yang berada di muka gawang. Akan tetapi sontekan Yoshida justru melambung di atas mistar gawang.

City terus melancarkan serangan, tapi masih mentok di pertahanan kokoh Southampton. Hingga berakhirnya paruh pertama, skor kedua kesebelasan masih 0-0.

Gol yang dinanti-nantikan City akhirnya tercipta pada menit ke-47. Bermula dari sepakan bebas De Bruyne di sebelah kanan pertahanan Southampton, bola meluncur ke tiang dekat dan mengenai kaki Van Dijk sebelum masuk ke dalam gawangnya sendir. City pun memimpin 1-0.

Jesus hampir memperbesar kedudukan. Berselang semenit, Jesus melewati Yoshida, akan tetapi penuntasan akhirnya justru melebar.

City terus mencari gol keduanya, namun terhalang Forster yang sedang bermain luar biasa. Pada menit ke-55, Aguero melepaskan umpan terobosan kepada Jesus yang langsung melepaskan tendangan di kotak penalti, namun masih bisa dihalau. Tak lama berselang, tembakan jarak jauh De Bruyne kembali ditepis Forster.

Sesudah lama berada dalam tekanan, Southampton sukses merespons dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-75. Bermula dari tendangan sudut, pemain pengganti Sofiane Boufal lepas dari pengawalan sehingga dapat melepaskan umpan silang mendatar. Romeu menyambut bola dengan tendangan dari dekat yang mengenai mistar terlebih dulu sebelum masuk ke dalam gawang. Skor menjadi 1-1.

City mengerahkan semua pemainnya ke depan demi mencari gol kedua. Sementara Southampton mati-matian bertahan sambil coba melancarkan serangan balik.

Pada masa injury time, Sterling sempat menggetarkan jala gawang Southampton, akan tetapi dianulir oleh wasit. Pasalnya wasit menganggap sudah terjadi pelanggaran terlebih dulu.

Tepat pada detik-detik terakhir, City akhirnya memastikan kemenangannya. Sterling meneruskan operan De Bruyne dengan sepakan melengkung dari depan kotak penalti yang tidak mampu dijangkau oleh Forster. City pun memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1.

Nov 30, 2017
Comments Off

Wenger Bicara soal Kans Mengejar City

Manager Arsenal, Arsene Wenger percaya saat ini masih terlalu dini untuk menyebut Manchester City sebagai satu-satunya tim kandidat juara. Weger menebut peluang Arsenal untuk mengejar City juga masih terbuka.

The Citizens sangat dominan di Liga Inggris di 13 pekan pertama. Skuat yang di latih oleh Pep Guardiola itu merupakan satu satunya tim yang sama sekali belum pernah merasakan kekalahan dan unggul jauh di puncak klasemen Premier League.

Berkat hasil yang selalu konsisten dari pekan ke pekan, City pun duduk nyaman di puncak klasemen. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu memimpin dengan nilai 37 poin, unggul delapan angka dari rival sekota mereka Manchester United. Unggul jauh atas para pesaingnya, City pun di sebut sebagai satu satunya kandidat juara di Premier League, sementara tim tim lainnya cuma akan berebut posisi runner up saja.

Wenger pun menolak anggapan itu, dan menyebut musim 2017/2018 ini masih sangat panjang. Manager asal Prancis itu percaya City bisa terpeleset saat menghadapi situasi-situasi sulit.

Wenger juga percaya peluang timnya juga masih terbuka untuk menyusul City. The Gunners saat ini berada di posisi keempat dengan koleksi 25 poin, tertinggal 12 angka dari City. Terhadap situasi iin, Wenger cuma ingin fokus Arsenal bisa tampil stabil dan meraup tiga poin dari satu laga ke laga lainnya.

“Tidak, saya tidak berpikir begitu. Terlalu dini untuk mengatakan itu. Saya merasa bahwa setiap tim punya kerentanan masing-masing, termasuk Manchester City,” ujar Wenger di situs resmi Arsenal.

“Mereka memang mempunyai start yang bagus dan sulit di saingi tim lain, tapi ini masih terlalu awal. Kompetisi bahkan belum lewat sepertiga musim, kita berada di bulan November dan Anda memenangi kejuaraan di bulan Mei. Jadi masih lama untuk mendapatkan pemenangnya.” sambung manager yang sudah 20 tahun lebih menukangi Arsenal itu memberi pernyataan.

“Saat ini kami memang tertinggal cukup jauh, tapi peluang kami juga belum musnah. Kita lihat saja nanti di akhir musim bagaimana hasilnya.” tutup Wenger.

 

Nov 29, 2017
Comments Off

Matic Terus Mencoba Mendapatkan Piala Tahan

Manchester United sementara berada di posisi kedua di Premier League. Mereka mengumpulkan 29 poin dari 13 pertandingan, membuat saingannya Jose Mourinho menjadi pesaing terdekat Manchester City untuk merebut gelar juara. Matic tidak menjamin MU akan memenangi piala musim ini. Tapi, dia berjanji untuk selalu tampil habis-habisan saat bermain. Jika kita memenangkan gelar, itu akan menjadi besar. Bukan hanya untuk saya, tapi juga klub dan juga para penggemarnya. Saya akan melakukan segalanya untuk mewujudkannya. Fans setidaknya bisa berharap bahwa saya akan menggunakan setiap kemampuan dalam setiap pertandingan. Saya akan selalu mengerahkan kemampuan 100 persen. Mari kita tunggu apa yang akan kita selesaikan bersama – bagaimanapun, saya pikir kita akan bisa pergi jauh. ”

Sulit untuk membuat janji di sepakbola. Saya tidak bisa menjanjikan bahwa kita akan memenangkan liga. Namun, saya dapat bertani bahwa saya akan mengumpulkan kemampuan 100 persen dan kami hanya menunggu hasil seperti apa. “Gelandang Manchester United tersebut memuji rekannya Romelu Lukaku, yang tampil cemerlang dan mencetak dua gol dalam pertandingan debutnya dengan” Setan Merah “di Liga Utama Inggris 2017/2018. Matic mengatakan pola permainan Lukaku dalam pertandingan melawan West Ham United di Old Trafford, Minggu (13/8), cukup menakjubkan.

“Ini sangat menarik baginya bukan hanya karena dia mencetak gol, tapi pola permainannya luar biasa, dia mampu mengendalikan bola untuk kami, jadi kami juga tampil dengan kepercayaan tinggi.” Matic, yang juga baru bergabung dengan MU musim ini, meyakini kedua gol tersebut hanya “pembuka” untuk perjalanan Lukaku bersama The Red Devils. Saya yakin dia akan tampil sama dan terus berkembang di pertandingan berikutnya bersamanya, kita juga bisa bermain lebih baik. , punya banyak ruang terbuka di lapangan. “Matic juga memainkan peran yang mengesankan karena Matic memenangkan gelar Man of the Match dalam sebuah pertandingan oleh penggemar Manchester United, di mana Man United mampu mengalahkan West Ham dengan empat gol tanpa balasan. Selain dua gol oleh Lukaku, Anthony Martial dan Paul Pogba juga menyumbang satu gol masing-masing.

Nov 29, 2017
Comments Off

Unsworth Berharap Lanjutkan Rezim di Everton

David Unsworth berharap untuk tetap bertanggung jawab atas Everton untuk bentrokan hari Rabu melawan West Ham karena spekulasi mengatakan bahwa,bahwa Sam Allardyce berada di puncak pengambil ahlian di Goodison Park sebab The Toffees telah tanpa manajer permanen selama lebih dari satu bulan sejak memecat Ronald Koeman, dan harus bekerja keras di bawah Unsworth dengan menang sekali saja dan kehilangan dua pertandingan terakhir mereka 5-1 dan 4-1 ke Atalanta dan Southampton masing-masing, Mantan bos Inggris Allardyce awal bulan ini memutuskan dirinya keluar dari pertarungan setelah kegagalan Everton untuk memulai negosiasi membuat dia merasa tidak diinginkan, Namun, dengan klub tersebut tampaknya kehilangan target utama yang dilaporkan Marco Silva dari Watford, laporan muncul pada hari Senin bahwa Merseysiders sangat antusias untuk mendatangkan Allardyce.

Unsworth mengatakan ada beberapa kandidat dalam pembicaraan dengan Everton, tapi untuk saat ini dia masih mengawasi tim. “Saat kami duduk di sini, saya yakin dewan tersebut berbicara dengan beberapa orang dan pembicaraan terus berlanjut namun tidak ada yang diselesaikan dengan siapa pun, Jadi, saya terus melakukan apa yang telah saya lakukan sejak bertanya lima minggu yang lalu dengan Pilih tim dan siapkan tim, Sampai seseorang mengatakan kepada saya secara berbeda, saya akan terus melakukan apa yang telah saya lakukan selama lima minggu terakhir ini dan Sam adalah manajer puncak tapi akan salah jika saya berbicara dengan individu sebab saya telah melihat nama-nama banded tentang apalagi semua adalah manajer puncak, Entah ada kebenaran di beberapa atau semua atau tidak saya tidak tahu dan siapa pun yang mendapat kehormatan mendapat dukunganku. ”

Meskipun perjuangannya dalam peran sementara, Unsworth menegaskan bahwa dia tidak menyesal telah melangkah masuk namun saya tidak menolaknya lima minggu yang lalu, Lima hari yang lalu atau lima menit yang lalu saya masih akan melakukan hal yang sama kendati Saya orang yang sombong dan inilah klub saya dan saya suka klub sepak bola ini. “

Nov 28, 2017
Comments Off

Neymar sedang diselidiki, UEFA mengancam akan mengejar C1

Secara nominal, PSG tidak kehilangan sepeser pun untuk 2 yang paling gila dalam sejarah yakni Neymar dan Mbappe. Tapi, setelah laga bersama Monaco lewat, UEFA “melirik” PSG.

Karena kesepakatan Neymar sebesar 222 juta euro, Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) tidak pernah ketinggalan PSG. Tim Paris yang paling bergerak saat ini “diskrining”. UEFA memutuskan untuk mengadili PSG karena secara terang-terangan memimpin badan sepak bola Eropa, meruntuhkan penghalang hukum Hukum Kehakiman. Surat kabar Prancis L’Équipe telah mengkonfirmasi bahwa jika UEFA menemukan bukti pelanggaran PSG, tim tersebut akan segera dikeluarkan dari Liga Champions musim depan.

UEFA telah menambahkan satu poin lagi untuk “menghantam” PSG. Pertandingan Ligue 1 antara tim tuan rumah Monaco dan PSG masa lalu memiliki keadaan yang sangat mencurigakan. Ini adalah striker Kylian Mbappe tidak hanya batu utama tapi juga sepenuhnya ditendang 90 menit. Bahkan saat ia merindukan peluang bagus melawan kiper Subasic, Mbappe juga sangat kecewa.

Di pertandingan ini, Mbappe bermain cukup baik. Dia mencetak tujuh poin – lebih banyak dibanding pemain Monaco lainnya. Atas nama tersebut, Mbappe masih menjadi pemain PSG dalam bentuk pinjaman dari Monaco. Berdasarkan bakat berusia 18 tahun di musim 2017/18, PSG memutuskan untuk memicu klausul pembelian hingga 180 juta euro.

Secara tradisional, kesepakatan pinjaman jarang memungkinkan pemain bermain saat mereka mendapatkan dua tempat. Ada sebanyak Courtois melawan Chelsea, saat mengenakan Atletico dengan status pinjaman untuk musim 2013/14. Tapi di Liga Champions, di mana tim tidak bisa memprediksi sebelumnya akan bertemu dan Courtois sebenarnya memakai tim asing. Dan kemudian, Mourinho mengaku tidak memiliki klausul untuk membiarkan Courtois bermain melawan Chelsea adalah sebuah kesalahan.

Kasus Kylian Mbappe sangat berbeda. Di kejuaraan nasional dan dua tim saingan langsung bersaing memperebutkan kejuaraan, PSG dan Monaco, Mbappe diizinkan bermain meski mendapat pinjaman naas. UEFA menduga bahwa pinjaman tersebut hanyalah cara bagi PSG untuk menangani undang-undang tentang Keadilan Finansial.

Daily Mail Inggris mengutip sumber dari UEFA yang mengatakan bahwa Konfederasi Sepak Bola Eropa sedang menyelidiki kasus transfer Mbappe – PSG. Ada kemungkinan bahwa Monaco telah menerima 180 juta euro penuh dari PSG, melalui jalur kredit hitam Qatar yang dimiliki. PSG kemungkinan akan membeli Mbappe, tapi tidak akan tersedia sampai 2018. PSG hanya menjual beberapa bintang yang dipermalukan seperti Di Maria, Moura, Draxler . mudah diatasi oleh UEFA.

Nov 27, 2017
Comments Off

Inter Milan berhasil meraih kemenangan atas Cagliari dengan skor 3-1

Inter Milan berhasil meraih hasil postif di laga lanjutan pertandngan Seri A musim 2017/2018 ini. Pada laga ini, Inter Milan berhasil meraih kemenangan menjanjikan dengan skor akhir 3-1. Di laga ini, Mauro Icardi berhasil mencetak dua gol dalam laga ini dan berhasil membuat dirinya untuk sementara memuncaki daftar pencetak gol terbanyak dalam Liga Seri A.

Pada pertandigan antara Inter Milan yang menyambangi markas Cagliariyang di selenggarakan pada Sardegna Arena pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari WIB,Inter Milan hanya berhasil menutup babak pertam dengan mencetak satubuah gol.

Inter Milan berhasil memecah kebuntuhan pada menit ke 29 melalui Mauro Icardi. Gol ini di dapat Icardi setelah berhasil memanfaatkan umpan dari kerja sama Antonio Candreva dan Ivan Perisic yang di selesaikan dengan baik oleh Icardi.

Skor 0-1 ini bertahan hingga turun minum untuk keunggulan Inter Milan atas tuan rumah Cagliari. Inter Milan berhasil unggul penguasaan bola sampai 55 persen berbanding 45 persen milik Cagliari, bahkan Inter Milan berhasil mendapatkan delapan kali peluang percobaan dengan 5 diantara menuju sasaran.

Sementara, Cagliari berhasil menciptakan lebih banyak satu peluang dari tim tamu Inter Milan dan berhasil menghasilkan 6 peluang yang shot on target dari 9 peluang percobaan yang mereka dapatkan. Namun, penyelesaian akhir lebih baik di lakukan oleh Inter Milan ketimbang Cagliari.

Pada babak kedua, Inter Milan mampu mencetak gol keduanya pada menit ke 55 melalui Marcelo Brozovic setelah berhasil menerima umpan silang dari Antonio Candreva. Tim tuan rumah Cagliari tidak mudah putus asa meskipun sudah ketinggalan dua buah gol.

Cagliari berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke 71 melalui Leonardo Pavoletti setelah menerima umpan silang dari Paolo Pancrazio Farago. Bola tembakan Pavoletti langsung masuk ke dalam gawang Inter Milan tanpa bisa di antisipasi dengan baik oleh Handanovic.

Pada menit ke 83 Inter Milan kembali berhasil memperlebar jarak menjadi 1-3 setelah Mauro Icardi berhasil mencetak gol keduanya di laga kali ini. Gol itu tidak lepas dari kesalahan kiper Cagliari Rafael yang kurang sigap menggagalkan peluang pertama dari pemain Inter Milan dan di sambut dengan cepat oleh Icardi. Icardi pun berhasil membobol gawang Rafael untuk membawa Inter Milan menang 3-1 atas Cagliari.

Gol itu menjadi yang terakhir di laga kali ini, skor pun teta 1-3 untuk kemenangan tim tamu Inter Milan atas Cagliari. Denegan kemenangan ini membuat Inter Milan untuk sementara menggusur Napoli dari puncak klasemen dengan 36 poin. Inter Milan unggul satu poin dari Napoli yang akan memainkan pertandingan selanjutnya pada hari Minggu (26/11/2017) malam WIB.

Jika Napoli berhasil meraih kemenangan melawan Udinese, maka mereka akan di gusur kembali ke posisi kedua karena kalah selisih 2 poin. Sedangkan Cagliari hanya berada di posisi ke 13 dengan 15 poin. Inter Milan sendiri pun menyelesaikan pertandingan yang cukup menyulitkan ini dengan senyuman karena mendapatkan perlawanan yang sangat ketat dari tim tuan Cagliari.

Nov 26, 2017
Comments Off

Liverpool vs Chelsea Berakhir Imbang 1-1

Laga ketat dan menarik tersaji di pertandingan Liverpool melawan Chelsea. The Reds unggul terlebih dulu, namun The Blues sukses memaksakan skor berakhir seri 1-1.

Di dalam laga yang dihelat di Anfield pada hari MInggu (26/11/2017) dinihari WIB, Liverpool dan Chelsea memiliki momen bagusnya masing-masing. Liverpool tampil dominan, akan tetapi Chelsea dapat memaksimalkan peluang-peluangnya ketika mendapatkan bola.

Sesudah sama kuat pada babak pertama, Liverpool meraih keunggulan melalui Mohamed Salah pada menit ke-65. Skor itu bertahan hingga lima menit terakhir waktu normal. Willian lantas menyamakan skor untuk Chelsea.

Skor 1-1 itu pun bertahan hingga pertandingan tuntas dan kedua kesebelasan berbagi satu poin. Tambahan satu angka ini membuat Chelsea tetap di peringkat 3 dengan nilai 26 poin dari 13 laga. Sementara Liverpool berada di posisi 5 dengan nilai 23 poin.

Jalannya Laga

Liverpool melakukan tusukan pada menit ke-2 lewat Salah yang sedang dalam penampilan gemilang di musim ini. Akan tetapi tendangan Salah masih dengan mudah dihalau lini pertahanan Chelsea.

Liverpool coba mendominasi di awal laga, sedangkan Chelsea lebih banyak menunggu di wilayanya sendiri. Salah melakukan tusukan lainnya pada menit ke-10 setelah menerima umpan dari Daniel Sturridge, kali ini tembakannya melambung.

Sebuah serangan dari sebelah kiri berujung peluang lain untuk Liverpool. Crossing Alberto Moreno disambut James Milner dengan tendangan di muka kotak penalti, namun masih melambung.

Chelsea perlahan-lahan bisa keluar dari tekanan dan memberikan ancamannya. Tendangan keras Eden Hazard pada menit ke-21 masih dapat dihalau Simon Mignolet.

Berselang 3 menit, Daniel Drinkwater menerima kesempatan bagus. Drinkwater mendapatkan umpan terobosan dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Mignolet. Namun Drinkwater sedikit kalah gesit dari Mignolet yang dapat menyerobot bola dengan kakinya.

Tidak lama kemudian, Davide Zappacosta yang mendapatkan peluang. Zappacosta menerima bola di sebelah kanan dan melepaskan sepakan keras dan masih bisa terhalau.

Chelsea melanjutkan ancamannya, kali ini melalui tendangan bebas. Eksekusi Marcos Alonso cuma melenceng tipis di samping kanan gawang Liverpool.

Liverpool membuat kesempatan bagus pada menit ke-41 lewat Salah. Salah menebar ancaman di sebelah kanan, bergerak memotong ke tengah dan kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kirinya. Bola melenceng tipis di sebelah kiri gawang Chelsea.

Chelsea merespons tidak lama kemudian lewat Alvaro Morata. Tendangan Morata dari depan kotak penalti juga masih melenceng. Paruh pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Liverpool mengancam pada menit ke-49 via Sturridge. Menusuk ke dalam kotak penalti dari sebelah kiri, Sturridge melepaskan tembakan sesudah bergerak memutar. Bola sebenarnya bergulir dengan pelan, akan tetapi Thibaut Courtois gagal menangkapnya dengan sempurna. Beruntung buat Courtois dan Chelsea karena bola tidak masuk ke dalam gawang dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Tembakan keras Jordan Henderson dari depan kotak penalti masih tepat ke arah Courtois pada menit ke-55.

Liverpool hampir kebobolan pada menit ke-62. Crossing Drinkwater dari sebelah kanan mengarah ke tiang dekat. Bola coba dibuang Ragnar Klavan, namun malah membuat si kulit bundar mengenai Morata. Untungnya pantulan bola dari Morata masih melenceng tipis di samping gawang Liverpool.

Liverpool memimpin 1-0 pada menit ke-65. Chelsea kehilangan bola di areanya sendiri dan Liverpool langsung menekan. Bola pada prosesnya dikuasai oleh Philippe Coutinho dan diberikan kepada Alex Oxlade-Chamberlain. Lalu Chamberlain memberikannya kepada Salah yang dengan dingin menaklukkan Courtois lewat sepakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang Chelsea.

Chelsea meningkatkan serangannya usai kebobolan. Alonso membuang peluang bagus pada menit ke-82 ketika berada dalam posisi bebas usai menerima crossing Zappacosta. Tendangan first time Alonso melambung.

Upaya Chelsea membuahkan gol pada menit ke-83. Mendapatkan bola di muka kotak penalti Liverpool, Willian pun berlari ke sebelah kanan dan berniat melepaskan umpan lambung. Akan tetapi bola rupanya mengarah ke gawang dan Mignolet yang berdiri agak jauh pun terkecoh. Bola melewati atas kepala Mignolet tanpa bisa dijangkaunya. Skor pun menjadi sama kuat 1-1.

Salah nyaris membawa Liverpool unggul ketika pertandingan memasuki masa injury time. Mendapatkan umpan dari Milner di sebelah kanan, Salah melepaskan tendangan dari muka kotak penalti. Akan tetapi Courtois masih sigap menghalau si kulit bundar. Tidak lama kemudian pertandingan berakhir.

Nov 26, 2017
Comments Off

Hasil EPL: Manchester United 1-0 Brighton & Hove Albion

Setan Merah sukses memenangkan pertandingan pekan ke 13 EPL musim ini saat menjamu tim promosi Brighton & Hove Albion dengan kemenangan tipis dengan skor 1-0, pada pertandingan yang digelar di Old Trafford, pada hari Sabtu (25/11) malam wib. Gol tunggal tercipta pada laga ini adalah Gol Bunuh Diri dari Lewis Dunk di pertengahan babak kedua.

Di babak pertama, kedua tim langsung melakukan jual beli serangan sejak awal laga, namun tempo permaianan sendiri berjalan dengan lambat. Manchester United mendominasi dengan menguasai bola dan terus menekan pertahanan Brighton. Adapun tim tamu mampu menjaga rapatnya pertahanan mereka dengan baik.

Peluang sempat didapat atas kerja sama antara Romelu Lukaku dan Anthony Martial di dalam kotak pinalti lawan. Namun lukaku yang menemukan ruang tembak ini melepas tendangan keras yang sepakannya masih melebar. Meski Man United menguasai alur permainan, namun masih kesulitan menerobos masuk kedalam kotak penalti lawan. Sang tamu justru mendapatkan dua kali peluang emas saat melancarkan dua serangan balik. Untung saja, David de Gea mampu tampil dengan gemilang di bawah mistar.

Jelang jeda turun minum, Paul Pogba sempat mendapatkan kesempatan emas. Gelandang Prancis itu yang berhasil lolos dari kawalan dan mendapat ruang tembak di kotak penalti. Sayang, kiper Matthew Ryan mampu menepisnya dengan baik. Hingga laga berakhir skor 0-0 pun harus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, satu menit kemudian Brighton meneror pertahanan MU. Melalui skema serangan balik dari Anthony Knockaert yang langsung melepaskan tembakan mendatar, namun sayang masih melebar tipis dari gawang David De Gea. Di lain sisi Manchester United masih kesulitan untuk membongkar rapatnya pertahanan Brighton, sementara The Seagulls lebih sering mengandalkan serangan balik yang berbahaya.

Jose Mourinho memutuskan untuk melakukan pergantian pemain. Dia menarik keluar Juan Mata dan digantikan oleh Zlatan Ibrahimovic sementara Henrikh Mkhitaryan masuk menggantikan Anthony Martial. Perubahan ini terlihat efektif karena tempo serangan tuan rumah kembali meningkat dan bermain dengan terbuka.

Setelah beberapa kali upaya dalam membongkar pertahanan Brighton, Setan Merah akhirnya memecah kebuntuan di menit 67. Berawal dari usaha bek Brighton untuk menghalau bola sepak pojok, bola justru jatuh ke kaki Ashley Young. Tanpa ragu, Young langsung melepaskan tembakan voli. Namun bola mengenai bek Lewis Dunk dan bola masuk ke gawang Matthew Ryan yang sudah mati langkah. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah dengan gol bunuh diri.

Jelang akhir laga, Manchester United kembali mendapatkan peluang emas di menit 89. Dengan skema 1-2, Paul Pogba memberikan umpan pendek yang disambar oleh Ibrahimovic, namun sayang bola masih melebar dari gawang Brighton. Tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 1-0 tetap bertahan hingga laga usai.

Pages:«1234567...311»