Mar 29, 2019
Comments Off

Louis Van Gaal: Liverpool dan Man City Lebih Baik Dibanding Barcelona

Barcelona masih jadi unggulan teratas di Liga Champions. Namun, menurut Louis van Gaal, Liverpool dan Manchester City sebenarnya lebih bagus. Barcelona masih melaju di semua kompetisi yang mereka ikuti. Selain unggul jauh di puncak klasemen Liga Spanyol, Lionel Messi dkk juga sudah melangkah ke final Copa del Rey, dan melaju ke babak 8 besar Liga Champions.

Selain hampir dipastikan juara pada dua kompetisi domestik, Barcelona juga jadi unggulan teratas di Liga Champions. Bahkan setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan Manchester United. Meski dominan di banyak kejuaraan, Barcelona dinilai Van Gaal tidak lebih baik dari Manchester City, dan terlebih lagi Liverpool.

“Orang-orang berpikir Barcelona adalah tim terbaik, tapi sebenarnya tidak. Manchester City dan Liverpool adalah tim dengan kualitas lebih dari Barcelona. Dan Liverpool lebih dari City,” jelasnya. Pada filosofi saya, tim terbaik yang seharusnya menang. Tapi, saya berharap City yang juara Liga Champions karena mereka memainkan sepakbola terbaik,” prediksi Van gaal.

Louis van Gaal blak-blakan soal kariernya pada tahun 2014. Usai Piala Dunia Brazil, ia mengaku mengambil keputusan yang salah dengan menerima tawaran dari Manchester United. Pada 2014, Van Gaal telah memutuskan untuk mengakhiri kariernya bersama Timnas Belanda. Semua klub besar Eropa sangat tertarik menggunakan jasanya sebagai pelatih.

Sebelum Piala Dunia 2014, Van Gaal sudah melakukan diskusi dengan salah satu klub Inggris, Tottenham Hotspur. Negosiasi itu berlangsung pada Maret di Paris, Prancis. Van Gaal belum memberikan jawaban karena tahu klub Inggris lainnya, MU juga menunjukkan minat. Pada akhirnya pelatih asal Belanda itu memutuskan melatih MU yang telah memecat David Moyes.

Ditolak Van Gaal, Tottenham Hotspur pun menunjuk Mauricio Pochettino sebagai manajer untuk menggantikan Andre Villas-Boas. “Tottenham merupakan pilihan yang lebih baik ketimbang tim lama saya, MU. Apakah saya salah memilih? Mungkin saja,” kata pria berusia 67 tahun itu. “Namun, saya memilih Manchester United karena mengikuti kata hati. Saya selalu bekerja di tim nomor satu, mulai di Belanda, Jerman, Spanyol, dan saya ingin melakukannya juga di Inggris,” ujar Van Gaal menegaskan.

Mar 29, 2019
Comments Off

Kekuatan Sepakbola Dapat Mengatasi Masalah Diskriminasi di Masyarakat, Kata Dr Rimla Akhtar

Diskriminasi adalah masalah yang berkembang di semua kalangan masyarakat, tetapi dapat diperangi oleh kekuatan didalam olahraga sepakbola, menurut Dr Rimla Akhtar, wanita Muslim pertama yang duduk di Dewan Asosiasi Sepak Bola.

Dr Akhtar membahas sejumlah masalah yang dihadapi dalam sebuah olahraga, terutama munculnya diskriminasi dalam sepakbola. Angka terbaru yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola mengungkapkan bahwa laporan diskriminasi dalam sepakbola telah meningkat, dengan insiden berbasis agama meningkat sekitar 1672 persen dalam empat tahun terakhir.

Sementara konsultan keanekaragaman, Dr Akhtar mengakui masalah diskriminasi mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan, ia percaya sepak bola memiliki peran besar untuk dimainkan dalam mengatasi masalah tersebut. Kami melihat peningkatan dalam semua bentuk diskriminasi, terutama seputar ras, etnis dan agama. Bagi saya itu mencerminkan apa yang terjadi di masyarakat. Ini adalah masalah sosial yang menjalar ke sepakbola, katanya

Itu tidak berarti bahwa sepakbola harus lari dari itu. Kita harus menggunakan kekuatan sepakbola untuk mengubah pola pikir orang dan menggerakkan masyarakat secara positif. Kami telah melihat semua jenis olahraga untuk program pengembangan di seluruh dunia di mana orang berkumpul, karena kekuatan olahraga, karena orang-orang seperti Raheem Sterling yang telah menjadi korban rasis ini.

Dr Akhtar menambahkan. Dalam hal pendidikan, ini tentang bias yang tidak disadari dan orang-orang yang tidak bermaksud untuk menyinggung, tetapi sebenarnya melakukannya. Bagaimana kita dapat menghadapinya dan bagaimana kita dapat mendukung mereka untuk sedikit memperluas pola pikir mereka dan memahami dunia tempat kita hidup? Kita semua setara.

Ketua Dewan Penasihat Penyertaan FA, Paul Elliott, percaya badan yang mengatur membuat kemajuan dalam upaya untuk memberantas rasisme dari permainan, sementara juga menjadi lebih beragam. Organisasi selalu mencari untuk berevolusi, katanya. Penting bahwa tenaga kerja mewakili mereka yang memainkan pertandingan, menonton pertandingan dan terlibat di dalam pertandingan. Jangan salah, FA berada di kurva yang sangat menarik, bagus saat ini. Seperti semua hal ini, ada tantangan terus-menerus.

Saat anda menghadapi masalah, yang terpenting adalah kepemimpinan. Saya pikir kami memiliki kepemimpinan yang kuat dalam organisasi. Kami mendapat top yang turun, bottom yang naik. Greg Clarke, saya sangat menghormati dia, Gareth Southgate, seorang CEO hebat di Martin Glenn. Ada fokus pada agenda ini lebih dari waktu lain yang saya kenal. Itu datang dari kepemimpinan dan tidak ada toleransi. FA benar-benar ingin melakukan perubahan nyata, ini bukan latihan PR.

FA menghadapi kemungkinan pemotongan dana dari Sport England jika 30 persen dari anggota dewannya bukan wanita pada tahun 2020. Tidak ada rencana saat ini untuk insentif setara untuk merekrut anggota dewan BAME, tetapi Direktur Olahraga untuk Olahraga Inggris, Phil Smith, percaya bahwa itu dapat berubah dalam waktu dekat. Ada banyak bentuk diskriminasi dan olahraga sudah termasuk semua, katanya.

Ada beberapa keputusan yang harus diambil ketika kami membuat kode tata kelola untuk dipenuhi oleh semua badan pengelola. Keputusan diambil bahwa target perempuan 30 persen diperlukan. Ini telah memiliki efek dramatis pada jumlah wanita di ruang dewan dalam olahraga, saya harus mengatakan itu semua, karena ini memang sangat penting untuk sebuah ajang sepak bola.

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi EURO 2020 27 Maret: Malta 0-2 Spanyol

La Furia Roja kembali meraih kemenangan usai mengalahkan tuan rumah Malta dalam laga di matchday kedua Grup F pada kualifikasi EURO 2020. Laga yang digelar di Ta’ Qali National Stadium, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib berakhir dengan skor 0-2.

Alvaro Morata menjadi bintang di laga ini dengan memborong dua gol untuk kemenangan Spanyol. Dengan hasil ini, Spanyol pun kini bertengger di puncak klasemen Grup F dengan poin enam. Sementara Malta harus menempati peringkat empat dengan perolehan tiga poin.

Pada babak pertama, Spanyol langsung tampil dengan mendominasi jalannya pertandingan sejak menit pertama laga dimulai. Meski demikian, tim asuhan Luis Enrique ini masih terlihat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan dari tuan rumah.

Hingga memasuki menit ke 31, Spanyol baru bisa memecah kebuntuan laga lewat gol dari Morata. Berawal dari saat ia menerima umpan lambung dari Mario Hermoso, bomber Atletico Madrid sempat melakukan sekali kontrol sebelum akhirnya melepas tembakan dari sudut sempit yang tak mampu dihalau kiper Malta, Henry Bonello. Skor pun berubah menjadi 0-1. SKor tersebut pun terus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Spanyol masih terus mempertahankan permainan mereka untuk menekan tuan ruam dan terus mendominasi jalannya permainan. Beberapa peluang dari sang tamu pun masih kerap gagal membuahkan hasil.

Butuh waktu bagi Spanyol hingga menit ke 73 untuk menggandakan keunggulan tim. Morata kembali mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan crossing dari Jesus Navas dengan tandukan kepalanya untuk menggandakan keunggulan Spanyol menjadi 0-2. Skot tersebut pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Susunan pemain:
Malta (5-4-1): Henry Bonello, Joseph Mbong (Rowen Muscat 65′), Zach Muscat, Jonathan Caruana (Karl Micallef 85′), Steve Borg, Joseph Zerafa, John Mintoff (Michael Mifsud 70′), Paul Fenech, Matthew Guillaumier, Juan Carlos Corbalan, Kyrian Nwoko.

Spanyol (4-3-3): Kepa, Sergi Roberto, Sergio Ramos, Mario Hermoso, Jose Gaya, Sergio Canales, Rodri, Saul Niguez (Jesus Navas 65′), Marco Asensio, Alvaro Morata (Rodrigo 79′), Juan Bernat (Iker Muniain 56′).

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi EURO 2020 27 Maret: Italia 6-0 Liechtenstein

Kemenangan telak berhasil didulang oleh Gli Azzuri saat menjamu Liechtenstein dalam laga lanjutan babak kualifikasi Piala Eropa di Grup J. Pada laga yang digelar di Stadio Ennio Tardini, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib, pasukan Roberto Mancini ini menang dengan enam gol tanpa balas.

Dengan hasil ini membuat Italia bertengger di atas papan klasemen Grup J dengan enam poin, unggul dua poin dari Yunani dan Serbia dibawahnya. Sementara Liechtenstein masih menduduki dasar klasemen dengan 0 poin.

Pada babak pertama, tampil di hadapan pendukungnya sendiri membuat Italia tampil langsung menggebrak sejak awal laga dimulai. Italia pun akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan saat memasuki menit ke 17 lewat Stefano Sensi. Punggawa Sassuolo ini berhasil menyambut umpan dari Leonardo Spinazzola sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri dari pengawalan bek lawan dan menceploskanya ke dalam gawang sekaligus membuat skor menjadi 1-0.

Italia pun kemudian menggandakan keunggulan mereka di menit ke 32 lewat Marco Verrati. Dalam keadaan terapit tiga bek tim tamu. Gelandang asal PSG tersebut pun melepaskan tembakan dari dalam kotak pinalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper Benjamin Buechel dan menjadikan skor 2-0.

Tiga menit berselang, Italia kembali menjauh lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan oleh wasit setelah Nicolas Hasler melakukan handsball didalam kotak terlarang. Fabio Quagliarella yang maju sebagai pun tidak menyia-nyiakan kesempatan sekaligus membuat skor menjadi 3-0.

Di masa injury time babak pertama tepatnya di menit ke 42+2. Handsball kembali terjadi didalam kotak penalti Liechtenstein dengan disengaja usai menahan tembakan dari Marco Verrati oleh Daniel Kaufmann, bek tersebut pun sampai diganjar kartu merah. Quagliarella yang kembali maju sebagi eksekutor kembali sukses mencetak gol. Skor pun berubah menjadi 4-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua, Italia terus mendominasi laga. Memasuki menit ke 69, wonderkid Juventus Moise Kean, kembali membubuhkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan sundulan dari Fabio Quagliarella dan merubah skor menjadi 5-0.

Italia melengkapi kemenangannya dengan gol ke enam mereka di menit ke 76. Striker Genoa, Leonardo Pavoletti sukses menyambar bola rebound hasil tembakan dari Gianluca Mancini dari jarak dekat dan membuat skor menjadi 6-0 untuk bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:
Italia (4-3-3): Salvatore Sirigu, Gianluca Mancini, Leonardo Bonucci (Armando Izzo 79′), Alessio Romagnoli, Leonardo Spinazzola, Stefano Sensi, Jorginho (Nicolo Zaniolo 57′), Marco Verratti, Matteo Politano, Fabio Quagliarella (Leonardo Pavoletti 76′), Moise Kean.

Liechtenstein (4-4-2): Benjamin Buchel, Sandro Wolfinger, Daniel Kaufmann, Jens Hofer, Maximilian Goppell, Aaron Sele (Andreas Malin 46′), Michele Polverino, Sandro Wieser, Simon Kuhne (Livio Meier 68′), Nicolas Hasler, Dennis Salanovic (Martin Buchel 82′).

Mar 28, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Persahabatan Internasional 27 Maret: Republik Ceko 1-3 Brasil

Brasil berhasil menumbangkan tuan rumah Republik Ceko dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Sinobo, Praha, pada hari Rabu (27/03) dini hari wib. Laga kedua tim ini berakhir dengan skor 1-3.

Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui David Pavelka. Brasil kemudian berhasil membalas tiga gol di babak kedua lewat Roberto Firmino, dan dua gol dari Gabriel Jesus.

Pada babak pertama, bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Ceko sebenarnya tampil cukup percaya diri dalam mengimbangi permainan dari tim Samba. Meski demikian, Patrik Shick dkk bisa tampil cukup efektif. Peluang pertama Ceko, didapat pada menit kedua ketika sepakan dari masih bisa diblok oleh lini pertahanan Brasil.

Peluang lain dari tuan rumah kembali didapat di menit ke 35 lewat Patrik Schick lewat tandukkan kepalanya yang masih bisa di tepis oleh Alisson. Dua menit berselang, Ceko baru benar benar memecahkan kebuntuan laga lewat David Pavelka. Berawal dari serangan balik, Pavelka yang lolos dari jebakan off side lantas melakukan tembakan keras yang tak mampu dijangkau oleh Alisson. Skor pun berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Brasil yang tertinggal mencoba tampil menggebrak sejak awal interval. Terus mengurung pertahanan tuan rumah, di menit ke 49, Brasil sukses menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang tuan rumah, Roberto Firmino yang lolos dari kawalan pemain bertahan Ceko kemudian melakukan tenangan chip yang tak mampu dijangkau oleh Jiri Pavlenka. SKor 1-1.

Brasil yang terus tampil menyerang denngan mendominasi permainan akhirnya mampu membalikkan kedudukan pada menit ke 84 lewat Gabriel Jesus. Berawal dari David Neres yang berhasil menaklukan kiper Pavlenka kemudian mengirimkan bola yang kemudian diselesaikan oleh Jesus di depan gawang yang sudah kosong dan membuat skor menjadi 1-2.

Memasuki masa inury time, Gabriel Jesus kembali mencetak usai tendangannya dari dalam kotak penalti yang sempat diblok oleh Pavlenka. Bola rebound pun kemudian kembali disambar Gabriel dalam gawang. Skor pun berubah menjadi 1-3 dan bertahan hingga laga usai.

Mar 26, 2019
Comments Off

Virgil Van Dijk Tuai Kritikan

Virgil Van Dijk menemukan dirinya menerima sedikit kritikan di media sosial saat timnas Belanda kalah 3-2 dari tim pemenang Piala Dunia tahun 2014 Jerman. Bek ini secara mengejutkan disalahkan atas gol kedua Jerman, yang dicetak oleh mantan bintang Arsenal Serge Gnabry.

Jerman berlari di Van Dijk di sisi kiri, memasuki area penalti sebelum memotong di dalam upaya melengkung fantastis di luar Jasper Cillessen. Tujuan Gnabry menarik banyak perhatian di media sosial.

Dan banyak penggemar sepak bola berlari ke Twitter untuk mengarahkan jari ke Van Dijk untuk memungkinkan bintang Bayern Munich menggandakan keunggulan tim tamu di Amsterdam ArenA.

“Dibawa ke sekolah oleh penolakan Arsenal,” tulis seorang.

“Mengingat ketika Gnabry tidak bisa masuk tim @WBA Tony Pulis saat dia menggiring bola melewati van Dijk untuk membuat Jerman unggul 2-0 di Belanda,” kata salah seorang.

“Serge Gnabry baru saja mengakhiri” bek terbaik di dunia “Van Dijk,” tulis yang lain.

“Seseorang memberitahuku Van Dijk belum digiring bola melewati?” kata yang keempat.

“Gnabry membuat Van Dijk terlihat seperti Mustafi. Tapi Tapi Tapi dia pembela terbaik di dunia …” kata yang lain.

Belanda hampir mencuri ketiga poin melawan peluang setelah gol babak kedua dari Matthijs De Ligt dan Memphis Depay. Namun pemain Jerman Nico Schulz menyarangkan gol kemenangan bagi tim Joachim Low di menit-menit terakhir.

“Kami tahu kami masih memiliki jalan panjang dan malam ini membuktikan itu,” kata Van Dijk kepada NOS penuh waktu.

“Kami kembali dengan sangat baik dan setidaknya kamu harus mengambil poin.

“Sayang sekali tidak berjalan seperti itu. Kami mengalami kesulitan di babak pertama. Mereka memiliki banyak gerakan dan kami tidak terorganisir dengan baik.

“Kami banyak berkembang di babak kedua ketika Frenkie de Jong bermain lebih banyak dari lini tengah.”

Van Dijk akan kembali beraksi ketika Liverpool menghadapi Tottenham Hotspurs pada Minggu sore ini di Anfield dalam lanjutan kompetisi Premier League.

Mar 25, 2019
Comments Off

Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020 25 Maret: Siprus 0-2 Belgia

The Red Devil kembali meneruskan tren positif dengan mengalahkan tuan rumah Siprus pada matchday kedua babak kualifikasi EURO 2020 di Grup I. Dalam laga yang digelar di Neo GSP Stadium, pada hari Senin (25/03) dini hari wib, Belgia menang dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Belgia masing masing dicetak oleh Eden Hazard dan bomber Michy Batshuayi di babak pertama. Dengan hasil ini, Belgia saat ini kokoh menduduki puncak klasemen dengan enam poin. Sementara Siprus duduk di peringkat empat dengan perolehan tiga poin.

Pada babak pertama, Siprus yang tampil sebagai tuan rumah mencoba menggebrak terlebih dahulu di awal laga. Peluang pun sempat mereka dapatkan lewat Minas Antoniou yang sayangnya masih gagal membuahkan hasil.

Namun, justru Belgia yang sukses memecahkan kebuntuan dilaga ini di menit ke 10 lewat gol dari Eden Hazard. Memanfaatkan bola liar didalam kotak penalti, Hazard berhasil merebut bola langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dihadang oleh kiper tuan rumah Urko Pardo. SKor pun berubah menjadi 0-1.

Belgia kemudian sukses menggandakan keunggulan mereka dimenit ke 18 lewat gol dari Michy Batshuayi. Gol ini berawal dari umpan Thorgan Hazard dari sisi kiri serangan, Batshuayi sempat mengelabui kiper Pardo sebelum akhirnya menceploskan bola kedalam gawang yang sudah kosong dan membuat skor menjadi 0-2.

Selanjutnya, Belgia pun bisa menguasai jalannya pertandingan dan sempat mendapatkan beberapa peluang untuk menambah keunggulan. Sementara Siprus yang dibawah tekanan mencoba melakukan serangan balik. Namun skor 2-0 ini tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tuan rumah Siprus yang tertinggal berupaya memperkecil ketertinggalan mereka dengan tampil lebih terbuka. Siprus sempat mendapatkan peluang emas di menit menit akhir pertandingan. Salah satunya lewat tendangan bebas Matija Spoljaric yang kemudian disundul oleh Kostas Laifis, sayang bola masih mengenai mistar gawang. Skor 0-2 untuk kemenangan Belgia ini pun bertahan hingga akhir laga.

Susunan Pemain:
Siprus (4-4-2): Urko Pardo, Ioannis Kousoulos, Dossa Junior (Anthony Georgiou 46′), Giorgos Merkis, Konstantinos Laifis, Fotis Papoulis, Renato Margaca, Kostakis Artymatas, Nicolas Ioannu, Minas Antoniou (Andreas Makris 81′), Georgios Efrem (Matija Spoljaric 75′).

Belgia (3-4-3): Thibaut Courtois, Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen, Timothy Castagne, Youri Tielemans, Leander Dendoncker, Thorgan Hazard (Yannick Ferreira Carrasco 68′), Dries Mertens (Adnan Januzaj 56′), Michy Batshuayi (Dennis Praet 89′), Eden Hazard.

Mar 25, 2019
Comments Off

Casemiro mengucapkan selamat kepada Madrid atas keberhasilan mendapatkan Militao

Langkah raksasa La Liga untuk menandatangani Porto dan bek Brasil dipuji oleh rekan setim internasionalnya. Gelandang Real Madrid Casemiro memuji raksasa La Liga karena mengontrak pemain belakang Brasil Eder Militao setelah “setengah dari Eropa menginginkannya”.

Militao, 21, akan pindah dari Porto pada Juli setelah Madrid membayar € 50 juta (£ 43 juta / $ 57 juta) yang dilaporkan untuk jasanya.

Casemiro bermain bersama bek dalam hasil imbang persahabatan Brasil dengan Panama pada hari Sabtu, dengan tim Amerika Selatan ditahan imbang 1-1 oleh negara Concacaf.

Lucas Paqueta mencetak gol untuk membuat Brasil unggul, tetapi serangan Adolfo Machado membuat Panama mendapat hasil imbang yang mengejutkan ketika Brasil berjuang tanpa pemain seperti Neymar dan Vinícius Junior di tim untuk memicu serangan.

Tapi Casemiro masih penuh pujian untuk Militao dan mengklaim pemain berusia 21 tahun itu akan menjadi tambahan selamat datang bagi raksasa Spanyol.

“Saya harus memberi selamat kepada Real Madrid karena mengontraknya karena setengah dari Eropa menginginkannya,” katanya, melalui AS.

“Militao telah mendapatkan hak untuk bermain di klub terbaik di dunia dan dia akan sangat disambut musim depan.”

Militao baru menjalani kampanye pertamanya di Porto setelah pindah dari Sao Paulo pada Agustus tahun lalu.

Dia telah membuat 34 penampilan di semua kompetisi untuk raksasa Portugal, yang akan menghadapi Liverpool di perempat final Liga Champions.

Militao adalah tambahan pertama yang dibuat pada masa pemerintahan Zinedine Zidane yang kedua di ibukota Spanyol, dengan pemain Prancis itu bergerak cepat untuk mendapatkan target setelah kembali ke Real.

Brasil akan melanjutkan persiapan mereka untuk Copa America musim panas ini dengan pertandingan persahabatan Selasa melawan Republik Ceko, yang kehilangan 5-0 dari Inggris di kualifikasi Euro 202.

Bagi Militao, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk Porto, yang akan berhadapan dengan Liverpool dalam pertandingan perempat final Liga Champions dan terikat di atas liga domestik mereka dengan Benfica.

Tetapi Casemiro yakin rekan setimnya dari Brasil itu akan tetap terkunci pada penampilannya menjelang kepindahannya ke Spanyol.

“Dia bersama Porto, mereka bermain di beberapa kompetisi dan saya yakin dia fokus pada Porto,” katanya.

Mar 24, 2019
Comments Off

Liverpool-Porto Setuju Tidak Meningkatkan Harga Karcis Liga Champions

Tidak seperti Manchester United serta Barcelona yang bersitegang di harga ticket, Liverpool malah sukses bekerja bersama dengan FC Porto. Ke-2 pihak setuju tidak tingkatkan harga ticket buat simpatisan team tamu.

Club Inggris diketahui miliki supporter dengan kesetiaan tinggi dalam memberikan suport. Tidak cuma di pertandingan kandang, tetapi pun tandang. Tidak cuma tandang di Inggris, tetapi pun saat menantang team lainnya di pentas Eropa.

Akan tetapi, kadang kemauan fans club Inggris untuk memberi dukungan timnya di pertandingan tandang tertahan harga ticket yang mahal. Klub-klub tuan-rumah seringkali membanderol harga yang tambah mahal buat supporter team tamu waktu menantang team asal Inggris.

Liverpool akan bertemu Porto pada set perempat final Liga Champions musim 2018/2019. Pertandingan leg pertama akan dimainkan di Anfield. Sesaat, leg ke-2 di Estadio do Dragao akan diselenggarakan pada 18 April yang akan datang.

Sebelumnya, pihak Porto membanderol ticket di harga 85 euro untuk supporter tamu. Angka itu sama dengan Rp 1,3 juta. Harga itu dipandang sangat mahal buat fans Liverpool mendatang ke Portugal.

Manajemen Livepool juga tidak tinggal diam dengan aduan beberapa supporter. The Reds langsung lakukan lobi pada Porto. Akhirnya juga sukses. Porto setuju untuk turunkan harga ticket untuk supporter team tamu.

Supporter Liverpool cuma butuh membayar 60 euro, seputar Rp 965 ribu untuk memberi dukungan team kesayangannya di Estadio do Dragao. Tidak hanya dengan pihak Porto, Liverpool pun melakukan negosiasi dengan UEFA untuk mendapatkan potongan harga ini.

Penurunan harga ticket untuk supporter team tamu mendapatkan sambutan yang hangat dari Liverpool. Mereka suka atas persetujuan yang berlangsung. Team yang dilatih oleh Jurgen Klopp itu lalu mengatakan terima kasih pada Porto yang bersedia bekerja bersama untuk turunkan ticket.

“Liverpool ingin mengatakan terima kasih pada Porto sebab telah bekerja bersama dalam penetapan harga. Tim-tim Liga Champions yang lain harus juga bekerja bersama dengan UEFA untuk negosiasi harga ticket yang adil buat suporternya selama pertandingan,” kata Liverpool di situs sah club.

“Dialog berkaitan batas harga ticket untuk team tamu mesti bersambung. Sampai ada persetujuan harga, Liverpool selalu bekerja bersama dengan team lawan serta UEFA untuk membahas langkah yang sangat pas untuk kurangi cost supporter waktu tandang,” sambung Liverpool.

Mar 23, 2019
Comments Off

Raheem Sterling Tampil Maksimal Untuk Inggris

Gareth Southgate memuji pahlawan hat-trick Raheem Sterling karena mengubah karir Inggrisnya setelah gol treble bintang Manchester City memimpin kemenangan 5-0 atas Republik Ceko di Wembley, Sterling juga mengeksekusi penalti bagi kapten Harry Kane untuk mengukir nama di daftar pencetak gol dengan tiga golnya ketika pasukan Southgate membuat awal yang bagus untuk lolos ke Euro 2020 pada hari Jumat, ini  salah satu pemenang pertandingan City yang paling andal saat mereka mengejar penghargaan di berbagai lini musim ini, Sterling tidak selalu berkembang dengan mudah dengan mengenakan kemeja Inggris karna 45 kaps pertamanya menghasilkan hanya dua gol dan enam penampilan buruk dalam perjalanan ke finish di urutan keempat di Rusia 2018 berakhir dengan dia gagal mencetak gol.

Southgate percaya penyerang berusia 24 tahun itu dengan tenang memimpin kemenangan 3-2 di Liga Bangsa-Bangsa atas Spanyol dapat dipandang kembali sebagai momen penting bagi seorang pemain yang kini sangat penting bagi klub dan negara. “Kita tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa dia mengalami saat-saat sulit dengan Inggris dan dia memutar lingkaran penuh itu, Saya juga berpikir gol di Spanyol adalah momen penting baginya tentu  Anda bisa melihat perubahan yang terjadi Dan malam ini terlihat bahwa dia hanya mengambil keputusan tanpa berpikir terlalu banyak. “Kadang-kadang, Anda hampir bisa melihat dia akan gagal dulu, tetapi dia haus akan gol sekarang, Saya tahu dia berbicara tentang itu sebelumnya tentang bagaimana dia menambahkan insentif itu ke permainannya dan saya pikir dia sangat menghancurkan. ”

Inggris tidak kekurangan penyerang, dengan Jadon Sancho merayakan debutnya dengan memberi Assist pada gol pembuka Sterling sebelum rekan pria berusia 18 tahun dari Borussia Dortmund Callum Hudson-Odoi menikmati penampilan internasional perdananya yang bagus dari bangku cadangan dimana Tendangan pemain sayap Chelsea pada menit ke-84 menciptakan gol bunuh diri dari Tomas Kalas untuk melengkapi skor telak, Kepada para pemain lainnya, Sterling melakukan peran contoh di dalamnya dan Southgate merasa ia berkembang.

Pages:«12345678...395»
blackberry agenliga