Mar 23, 2018
Comments Off

11 hari Krusial untuk Manchester City

Selepas jeda internasional, Manchester City dinanti 11 hari krusial. Dalam 11 hari ini, gelar Premier League bisa dikunci, begitu juga dengan tiket semifinal Liga Champions.

City saat ini berada di puncak klasemen Premier League dengan aman dan punya peluang besar untuk memenanginya karena punya keunggulan 16 poin dari saingan terdekatnya Manchester United yang berada di posisi kedua. Sementara di Liga Champions, City termasuk salah satu tim unggulan dan saat ini sudah berada di babak perempatfinal.

 

The Citizens sudah ditunggu 11 hari yang padat dan penting selepas jeda internasional nanti. Sergio Aguero dkk akan bertandingan sebanyak empat kali dalam 11 hari itu. Dua laga di Premier League, dan dua laga lainnya di Liga Champions.

 

Pada 31 Maret mendatang, City akan bertandang ke markas Everton dalam lanjutan Premier League, dan empat hari kemudian menjalani laga tandang ke markas Liverpool dileg pertama perempatfinal Liga Champions.

 

Setelah laga melawan Liverpool selesai, dua hari berselang giliran Manchester United yang akan menantang City di Etihad Stadium. Laga melawan MU bisa menjadi kunci bagi City untuk mengunci gelar Premier League. Empat hari kemudian, mereka gantian akan menjamu Liverpool di laga penentuan untuk ke semifinal Liga Champions.

 

Laga melawan Everton dan MU di liga akan jadi kesempatan untuk City mengunci titel sedini mungkin. Dengan tambahan enam poin, maka City akan memperoleh nilai 87 dan takkan terkejar lagi oleh MU. MU maksimal cuma akan mendapatkan 86 poin di sisa musim ini.

 

Meski begitu, semifinal Liga Champions tak kalah penting bagi City. City yang telah banyak belanja di musim panas lalu tentu menargetkan titel Liga Champions sebagai prioritas utama mereka di musim ini. Pencapaian terbaik City di kompetisi ini cuma sampai babak semifinal saja, yakni pada musim 2015/2016 lalu. Pep Guardiola selaku pelatih dari City pun harus pandai pandai merotasi skuatnya menghadapi jadwal yang padat ini demi meraih hasil yang maksimal

Mar 23, 2018
Comments Off

Paris Saint Germain Serius Ingin Datangkan Jurgen Klopp

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, diberitakan masuk daftar pelatih incaran PSG. Sekarang ini, PSG diprediksikan juga akan mendepak pelatihnya, Unai Emery, pada akhir musim ini sesudah Les Parisiens disingkirkan Real Madrid di sesi 16 besar Liga Champions.

 

Selama ini pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, masih tetap disebut-sebut jadi incaran nomor satu PSG, serta mereka dikabarkan juga akan beri berapapun keinginan Zidane seandainya dapat datangkan pelatih asal Prancis itu musim depan. Tetapi, beritanya, PSG miliki daftar pelatih incaran yang di isi nama delapan pelatih papan atas dunia. Serta, salah nya ialah Jurgen Klopp.

 

Manajer asal Jerman itu dinilai gemilang dalam mengasah Liverpool, membuat style permainan bebas menyerang yang dikagumi PSG. Namun pelatih 50 th. itu terikat kontrak di Anfield sampai 2022 yang akan datang, serta pastinya juga akan begitu susah memboyongnya ke Paris. Diluar itu, ada juga nama manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yang jadi incaran PSG. Pelatih asal Argentina yang sempat bermain di Paris sepanjang dua th., sudah merubah Spurs jadi kompetitor titel mulai sejak ia menggantikan club itu pada th. 2014 kemarin.

 

Pochettino juga terikat kontrak di club London Utara itu hingga 2021, serta pada Oktober lantas mengklaim juga akan begitu suka bila dapat teken kontrak berdurasi 15 th.. Diluar itu, PSG juga menyeleksi pelatih Chelsea Antonio Conte, bekas pelatih Barcelona Luis Enrique serta mantan pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti, yang sempat juga mengasuh PSG terlebih dulu. Sang pelatih memang sudah menjadi incaran banyak klub elit eropa lainnya karena kepintaran dalam meracik strategi yang jitu untuk memenangi banyak trofi di setiap akhir musimnya. Seperti saat ia sukses besar saat melatih Borussia Dortmund

Mar 22, 2018
Comments Off

Wenger Izinkan Wilshere Untuk Hengkang

Jack Wilshere mengungkapkan manajer Arsene Wenger mengatakan kepadanya bahwa dia bisa meninggalkan Arsenal sebelum dimulainya musim Liga Primer sebab Wilshere keluar dari kontrak pada akhir kampanye dan pemain internasional Inggris itu dikaitkan dengan kepindahan, meskipun gelandang itu mungkin telah meninggalkan Stadion Emirates sebelumnya dimana Mempersiapkan pertandingan persahabatan internasional melawan Belanda dan Italia, Wilshere mengatakan dia diberikan kesempatan untuk meninggalkan klub masa kecil Arsenal setelah masa pinjamannya di Bournemouth di musim 2016-17. “Itu percakapan yang jujur dan Sudah mendidih untuk sementara waktu walau Semua orang tahu saya memiliki sisa satu tahun pada kesepakatan saya dan telah dipinjamkan, terluka dan tidak benar-benar dalam rencananya dan ini kami tidak akan menawarkan Anda kontrak jadi, jika Anda bisa mendapatkannya di tempat lain, Anda bisa pergi. ”

Namun, Wilshere telah memaksa masuk ke dalam rencana tim utama Wenger musim ini, membuat 31 penampilan di semua kompetisi kendati Pemain berusia 26 tahun itu melanjutkan, ”Jelas saya tidak senang dengan apa yang dikatakan manajer, tetapi pada saat yang sama, sebagian dari saya sudah tahu semua ini karena Yang saya butuhkan adalah kejelasan di mana saya berdiri di klub sepakbola namun bagaimana perasaan saya setelah itu? Itu membuatku berpikir karena ia mengatakan saya bisa bertarung untuk posisi saya dan, jika saya tampil bagus di Piala Carabao dan Liga Europa, saya punya peluang apalagi saya punya tiga atau empat minggu tersisa di jendela transfer tetapi saya tidak menemukan apa pun yang saya inginkan dan pada saat yang sama saya tidak benar-benar cocok jadi saya memutuskan untuk membangun kebugaran saya karena saya selalu memiliki keyakinan bahwa saya bisa kembali ke lini tengah, dan menjaga tempat saya, jika saya fit.”

“Saya berada dalam situasi yang sama tahun sebelumnya tatkala saya kembali dari Euro dan mengalami cedera di pra musim dan, untuk beberapa pertandingan pertama, saya tidak ada di tim sebab saya tahu saya harus bermain pada tahap itu dalam karir saya karena, tahun sebelumnya, saya telah kehilangan banyak laga sepakbola karena cedera pergelangan kaki telah membatasi dia untuk tiga penampilan untuk Arsenal tapi Saya tidak bisa hanya datang dari bangku cadangan, jadi saya pergi ke Bournemouth”

Mar 21, 2018
Comments Off

Schick Ingin Membuktikan Dirinya Bersama Roma

Karir Patrik Schick bersama AS Roma tidak berjalan dengan mulus. Akan tetapi Schick mempunyai tekad untuk memberikan bukti jika dirinya layak dipertahankan.

Schick digaet Roma dari Sampdoria di bursa transfer musim panas lalu. Pada musim lalu, striker internasional Republik Ceko itu bermain bagus dengan mencetak 13 gol di semua ajang.

Sebelum bergabung dengan Roma, Schick sempat menjalani uji tes medis bersama Juventus. Akan tetapi La Vecchia Signora membatalkan negosiasi dengan Il Samp karena Schick bermasalah dengan jantungnya.

Bersama I Lupi, karir Schick tidak sepenuhnya berjalan dengan mulus. Sering diganggu cedera, striker berusia 22 tahun itu pun baru 6 kali menjadi starter dari total 14 kali bermain di semua ajang. Schick juga baru menyumbangkan satu gol untuk tim ibukota Italia itu.

Schick mengakui awal karirnya di Roma memang tidak sesuai dengan harapannya. Akan tetapi Schick bertekad untuk memberi bukti jika Roma tidak salah mendatangkannya.

“Sudah jelas ini tak berjalan seperti yang saya bayangkan. Saya tak menduga semua cedera yang saya alami, namun saat ini saya melakukan yang terbaik untuk tetap fit dan sekarang saya tak khawatir mengenai apa pun” kata Schick.

“Saya tak mau mencari-cari alasan, akan tetapi pada awal saya mempunyai masalah jantung dan saya tak mengikuti pramusim. Lantas saya langsung menjalani musim baru dan mendapatkan semua cedera otot ini” lanjut striker kelahiran Praha, 24 Januari 1996 itu.

“Ini bukanlah sebuah start yang baik, akan tetapi saya bakal membuktikan saya layak untuk AS Roma. Saya tahu saya mesti membalas kepercayaan yang sudah diberikan kepada saya” sambung Schick.

“Saat ini semua berjalan ke arah yang lebih baik, kebalikan dari apa yang terjadi di musim panas lalu. Saya tak berpikir untuk pergi dari sini, saya masih mau membuktikan diri saya pantas untuk Roma. Saya memang tidak memulai dengan baik, akan tetapi semua itu bisa berakhir dengan berbeda” tutup pemain bernomor punggung 14 di Roma itu.

Mar 20, 2018
Comments Off

Mourinho Dan Shaw Tidak Akan Bisa Bersatu Lagi

Manchester – Perseteruan Luke Shaw dengan Jose Mourinho justru terus meruncing pada saat ini. Keduanya pun dianggap tidak lagi dapat bersatu, salah satu mesti pergi dari Manchester United.
Shaw sendiri memang kehilangan tempat semenjak Mourinho melatih tim tersebut di musim yang lalu. Badai cedera dan juga inkonsistensi penampilan menjadi alasan kenapa Mourinho menepikannya.
Pada tahun 2018 ini, Shaw sendiri sempat dimainkan dengan sebagai starter disaat Manchester United menaklukkan Brighton and Hove Albion pada ajang Piala FA akhir pekan yang lalu. Namun sayangnya Shaw tampil dengan buruk dan digantikan oleh Ashley Young pada babak yang kedua.
Alhasil, lalu Mourinho pun langsung mengkritik penampilan Shaw setelah laga. Dirinya menilai Shaw mestinya bertahan dengan lebih baik. Menjadi ironis bila mengingat Mourinho sebelumnya sempat memuji Shaw dengan sebagai salah satu bek kiri yang terbaik dunia di Januari lalu.
Legenda dari tim yang memiliki nama lain The Red Devils tersebut, yakni Paul Scholes pun angkat bicara. Dirinya amat yakin bila Shaw dan Mourinho telah amat sulit untuk bersatu. Salah satunya mesti hengkang dari Old Trafford.
“Kadang seorang pelatih mempunyai pemikiran bila sejumlah pemain memang bukan untuk mereka. Untuk saya Shaw dapat menjadi pemain yang amat brilian. Namun, dirinya selalu salah pada mata Mourinho,” ujar Scholes.
“Amat mengecewakan (mengetahui hal tersebut), sebab kita tahu Shaw sesungguhnya pemain seperti apa dan juga dirinya dapat menjadi yang terbaik (pada posisinya),” tambah Scholes.
“Hubungan mereka amat mungkin berakhir di musim panas nanti. Masalah yang serupa selalu terjadi dan juga Shaw bakal tetap kesulitan untuk bermain. Dirinya tidak hanya tak bermain, melihat tubuhnya, pemain ini pun sungguh-sungguh memerlukan menit yang banyak. Namun sayangnya, dirinya tidak cukup dapat bikin manajer impresif.”
Di sepanjang musim ini, Shaw sendiri cuma tampil enam kali dengan sebagai starter pada ajang Premier League, empat kali pada Piala FA, serta masing-masing satu kali di ajang Liga Champions dan Piala Liga Inggris.

Mar 20, 2018
Comments Off

Kemenangan MU Saat Di Masa Lampau

Manchester United mendominasi Liga Primer beberapa tahun lalu. Harmoni dikatakan sebagai kunci kesuksesan MU di masa lalu. Raihan 13 gelar Premier League ini menjadi bukti dominasi MU. Sir Alex Ferguson yang menjadi aktor utama kesuksesan MU saat itu. Setelah Fergie pensiun, MU mengalami masa-masa sulit. Mereka telah mengganti pelatih dua kali. David Moyes dan Louis van Gaal adalah dua pelatih setelah Fergie. Kini, MU dilatih oleh Jose Mourinho. Di musim kedua bersama The Special One, musim MU kurang berjalan seperti harapan. Kans merebut gelar tetap di Piala FA. Mereka telah tersingkir di Liga Primer, Liga Champions, dan hampir tidak mungkin untuk mengejar Manchester City di Premier League.

 

Mourinho telah beberapa kali membuat kritik terbuka untuk para pemainnya. Baru-baru ini, ia menyinari penampilan Luke Shaw dalam sebuah game melawan Brighton & Hove Albion. Mantan staf pelatih United, Rene Meulensteen, enggan mengomentari situasi The Red Devils saat ini. Tapi, dia bersikeras bahwa harmoni seluruh tim menjadi kunci sukses di era Fergie. Saya hanya bisa berbicara saat berada di sana, dan saya pikir Anda tahu betul apa yang kita miliki, “kata Meulensteen di TalkSport. Saya hanya bisa mengatakan satu kata, yaitu harmoni. Ada harmoni antara para pemain, di sana ada saling menghormati antara semua orang. , tidak cemburu, tidak cemburu, dan semuanya bisa dikendalikan dan diatur oleh Sir Alex Ferguson, “tambahnya. MU harus bisa memanfaatkan skema wall pass yang bertumpu pada Lukaku. Selanjutnya sang bek Lukaku yang tampil sebagai eksekutor. Strategi itu terkandung dalam sebuah buku kecil milik manajer Manchester United Jose Mourinho. Terlihat jelas, seperti dilansir Manchester Evening News, bagaimana petunjuk yang direkam oleh Mourinho di buku catatannya.

 

 

“Bola kedua” dan “Romelu Lukaku”, instruksi utama Mourinho kepada para pemainnya. Benar saja, dua gol dari pemain Manchester United di belakang Lukaku, Marcus Rashford. Ini juga berawal dari sebuah skema bola panjang dan aksi bola menutupi luka saya. Instruksi berikutnya tidak diketahui. Pasalnya, Mourinho lebih banyak berbicara dengan pemain di ruang ganti, ketimbang menyuruh mereka mengikuti catatannya.

Mar 19, 2018
Comments Off

Gol Semata Wayang Albiol Pastikan Napoli Tempel Juventus

Tampil di kandang sendiri, Napoli mesti bersusah payah meraih 3 poin dari Genoa. I Partenopei meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol Raul Albiol pada babak kedua.

Kemenangan tipis ini sudah cukup untuk Napoli menjaga jarak dengan Juventus di puncak klasemen Serie A. Masih berada di peringkat 2, kini Napoli mengumpulkan nilai 73 poin dari 29 pertandingan dan hanya tertinggal 2 angka dari Juventus. Sementara itu Genoa tetap berada di urutan 13 dengan nilai 30 poin.

Jalannya Laga

Di dalam pertandingan yang berlansung di San Paolo pada hari Senin (19/3/2018) dinihari WIB,  Genoa langsung mengambil inisiatif serangan. Pertandingan baru berjalan 5 menit, Oscar Hiljemark langsung mengancam gawang Napoli. Tendangan kaki kanan Hiljemark ke sebelah kiri gawnag masih bisa dihalau Pepe Reina.

Lima menit kemudian, Genoa kembali memberikan ancamannya. Sebuah peluang dari umpan silang Hiljemark tidak bisa dimanfaatkan Ervin Zukanovic. Bola sundulannya dari dalam kotak penalti masih melenceng.

Peluang pertama Napoli baru diperoleh pada menit ke-15. Menerima umpan Jorginho, Dries Mertens menendang bola dari sebelah kanan pertahanan Genoa. Tapi bola masih melenceng tipis dari gawang.

Di menit ke-20, Napoli mesti kehilangan Marek Hamsik yang ditarik keluar karena mengalami cedera. Hamsik pun digantikan oleh Piotr Zielinski.

Kans Napoli selanjutnya hadir di menit ke-26. Menyambut umpan Jose Maria Callejon, sebuah tembakan ke sudut kiri bawah gawang dilepaskan Lorenzo Insigne. Namun Mattia Perin masih bisa mengamankan bola.

Ancaman ke Napoli terjadi pada menit ke-34. Goran Pandev yang berdiri di dalam kotak penalti menerima umpan Hiljemark, tapi sepakan kaki kirinya masih bisa dihalau bek Napoli.

Belum semenit, gawang Napoli kembali terancam. Nicolas Federico Spolli tidak bisa memanfaatkan kesempatan di tengah kotak penalti Napoli. Sundulan Spolli melebar dari gawang.

Sampai berakhirnya paruh pertama, tidak ada peluang berarti yang didapatkan kedua kesebelasan. Skor kacamata alias 0-0 pun menghiasi papan skor.

Memasuki babak kedua, Napoli mulai memperlihatkan agresitivitasnya. Mertens menerima umpan Zielinski dan langsung melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Namun tembakannya itu hanya menghantam tiang gawang.

Napoli kembali memperoleh kesempatan mencetak gol. Pada menit ke-57, sepakan kaki kanan Elseid Hysaj melayang tipis di atas mistar gawang Genoa.

Genoa mendapat peluang bagus pada menit ke-65. Sebuah serangan dari sebelah kiri diakhiri Adel Taarabt dengan tembakan ke arah gawang Napoli, tapi Reina masi bisa mengamankannya.

Sesudah menanti lama, supporter tuan rumah bisa bersorak kegirangan pada menit ke-72. Sebuah umpan lambung dari tendangan sudut Callejon disambut Albiol dengan sundulan. Tandukanna mengarahkan bola ke sudut kanan gawang tanpa bisa dijangkau Perin. 1-0 untuk Napoli.

Ketinggalan 0-1 membuat Genoa berusaha mengejar. Kesempatan menyamakan skor diperoleh di menit ke-74. Bermula dari umpan lambung Taarabt, Aleandro Rosi melompat untuk menyundul bola, akan tetapi Reina masih bisa mengamankannya.

Sampai peluit panjang berbunyi, tidak ada gol lain yang tercipta. Napoli tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 mereka sampai pertandingan tuntas.

Mar 19, 2018
Comments Off

Pioli : Fiorentina Menang Dengan Kesulitan Yang Luar Biasa

Fiorentina benar-benar bekerja keras pada pertandingannya di Serie A dimana pada pekan ke 28 kali ini mereka menghadapi Torino yang sebagai lawan benar-benar memberi kesulitan yang sangat berat pada pertandingannya. Fiorentina tampil cukup bagus pada pertandingannya dimana pihaknya sukses meraih kemenangan 1-2 dari Torino yang tentu saja tidak mudah untuk dikalahkan.

tampil di Olimpico Grande Torino tidak membuat pihak Torino sebagai tuan rumah benar-benar bisa menekan pihak Fiorentina. sebagai tim yang bertandang kemarkas lawan Fiorentina tampil cukup mengesankan pada pertandingannya. tercatat pihak Fiorentina bahkan mampu lebih mendominasi pada pertandingannya dan mereka menekan Torino sebagai tuan rumah pada laga itu.

namun meskipun begitu manajer Fiorentina Stefano Pioli menyebutkan kalau pihak timnya benar-benar bersusah payah untuk bisa mendapatkan kemenangan pada laga itu. menurutnya tim lawan benar-benar tampil bagus dimana mereka bisa memberi tekanan yang hebat terhadap Fiorentina. kesulitan itu benar-benar luar biasa namun sepadan dengan kemenangan yang berhasil kita dapatkan.

” saya melihat bagaimana pertandingan itu dilangsungkan pihak Torino sebagai tuan rumah selalu berupayah melakukan yang terbaik pada laga itu membuat pertandingan benar-benar sulit untuk Fiorentina. berutung Fiorentina bisa mengatasi kesulitan yang sejujurnya sangat sulit untuk bisa kita atasi. laga itu benar-benar berlangsung sangat menegangkan.” ujar Pioli

” bagaimanapun kemenangan itu sepadan dengan kesulitan yang kita hadapi. Torino benar-benar lawan yang kuat meskipun diakhir pertandingan mereka tidak bisa mengalahkan Fiorentina namun mereka hampir mengagalkan keinginan tim untuk bisa mendapat kemenangan pada pertandingan itu. itu laga yang luar biasa dan saya senang dengan kemenangan yang kita dapatkan.” tambahnya

Mar 18, 2018
Comments Off

Roma Antusias Nantikan Laga Kontra Barca Di Liga Champions

AS Roma mesti berhadapan dengan Barcelona pada perempatfinal ajang Liga Champions. Pertemuan tersebut disambut gembira oleh pelatih tim Giallorossi, yakni Eusebio Di Francesco.
Barcelona adalah salah satu kandidat pemenang ajang Liga Champions di musim ini. Sepanjang pertandingan kompetitif di musim ini Lionel Messi dan rekan-rekannya baru kalah sekali ketika bertamu ke kandang Espanyol pada leg pertama perempatfinal ajang Copa del Rey.
Pada Liga Champions sendiri, Barca memetik lima kemenangan dalam delapan laga. Termasuk disaat menaklukkan Juventus 3-0 pada fase grup serta mendepak Chelsea dengan agregat 4-1 pada babak 16 besar.
Pada sisi lain, Roma kurang konsisten pada sepanjang musim ini. Sementara pada Liga Champions, tim Il Lupi baru memetik empat kemenangan dan telah dua kali kalah pada delapan laga.
Namun, superioritas dari Barca malah tidak bikin Di Francesco gentar. Dirinya justru amat senang dapat berjumpa dengan Barca dan memiliki kesempatan menghadapi superstarnya, Messi.
“Kami pun juga tersenyum ketika undian di lakukan. Fakta bila kami sampai pada perempatfinal bikin kami amat bangga. Kami bakal menghadapi tim yang terbaik di dunia dan juga pemain yang terbaik di dunia, yakni Leo Messi, dengan antusias serta bangga sudah mendapatkan peluang ini,” ujar Di Francesco.
“Semuanya mesti diambil dengan sikap yang positif, sebab kami menyambut dengan baik peluang untuk bermain pada Barcelona. Mereka merasa senang dengan hasil undian dan juga begitu dengan kami,” sambung Di Francesco.
“Dengan memiliki kerendahan hati yang besar, kami pun bekerja untuk dapat mempersiapkan pertemuan itu, namun pertama-tama kami mesti fokus ke Serie A dan juga mempertahankan posisi kami agar dapat memainkan lebih banyak laga Liga Champions di musim depan. Banyak tim bakal senang berada pada posisi kami,” ungkapnya.
Laga tersebut bakal jadi yang pertama untuk kedua klub semenjak berduel pada fase grup tahun 2015. Roma dapat menahan Barca dengan skor 1-1 pada Olimpico, sebelum akhirnya dikalahkan 1-6 pada Camp Nou.

Mar 18, 2018
Comments Off

Tottenham Hotspurs bantai tim Swansea City 3-0

Turnamen Piala FA 2018 babak perempatfinal telah mempertemukan tim Tottenham Hotspur dengan Swansea City pada hari Sabtu, 17 Maret 2018 dini hari WIB di Stadion Liberty, markas Swansea City untuk memperebutkan posisi di babak semifinal.

Performa tim Tottenham Hotspurs yang bertamu ke kandang Swansea tidak terpengaruh sedikitpun meskipun pada laga kali ini mereka tidak menurunkan Harry Kane, bahkan Tottenham Spurs dapat mendominasi permainan dan berhasil meraih kemenangan dengan skors 0-3.

Sang striker andalan, Harry Kane tidak di turunkan pada laga kali  ini karena sedang mengalami cedera pada pergelangan kaki dan membutuhkan perawatan. Harry mengalami cedera karena pergelangan kakinya berbenturan dengan kiper Bournemouth, Asmir Begovic saat ikut membela timnya dalam menghadapi Bournemouth dan menang dengan skors 4-1.

Sebagai tim tamu, Totteham Hotspur dapat mengendalikan permainan sejak awal pertandingan dan mampu membuka keunggulan pada menit ke 11 melalui Chrisian Ericsen yang mendapat umpan dari Eric Lamela. Christian langsung melepaskan tendangan keras ke gawang Swansea dan dapat menaklukkan Kristoffer Nordfeldt.

Pada babak ke dua, tim Tottenham Spurs kembali menambah keunggulan mereka melalui Erik Lamela pada menit ke 45 yang mendapatkan umpan dari Moussa Sissoko. Gol kali ini juga mengandalkan tendangan jarak jauh dari Lamela yang berhasil menggetarkan jala gawang Swansea.

Unggul dua gol tidak membuat Tottenham Hotspur puas, pada saat masuk menit ke 62, mereka kembali menggandakan keunggulan melalui Christian Eriksen yang dapat mencetak gol ke duanya. Eriksen melepaskan tembakan keras dari luar kotak finalti dan langsung melesat masuk ke gawang Swansea sekaligus mengubah papan skors menjadi 0-3.

Sebenarya pada menit ke 23, tim Swansea City sempat mencetak gol melalui Son Heung Min, namun wasit telah membatalkannya karena hakim garis lebih dulu mengangkat bendera tanda tidak sah dan Son Heung di nilai berdiri di garis offside saat menerima umpan jauh.

Pada pertarungan kali ini, tim Tottenham dapat mendominasi dalam penguasaan bola, bahkan mencapai 75 persen. Mereka mampu menciptakan peluang sebanyak 25 kali dengan 11 di antaranya tembakan tepat sasaran.

Pages:«123456789...329»
blackberry agenliga