May 28, 2019
Comments Off

Perpisahan Sedih Daniele De Rossi di Olimpico

Mendung dan guyuran hujan meliputi Olimpico saat AS Roma menjamu Parma di pertandingan terakhir musim ini. Suasana sedih pun tercipta untuk perpisahan Daniele De Rossi.

Roma menghadapi Parma di laga terakhirnya di musim 2018/2019. Laga memang dimenangkan Roma dengan skor akhir 2-1, akan tetapi takdir seolah tau bagaimana caranya membuat pertandingan ini berjalan dengan dramatis untuk De Rossi.

Seperti yang diketahui, De Rossi melakoni laga terakhirnya bersama I Giallorossi sesudah 18 musim. Itu sesudah Roma memutuskan tidak memperbaharui kontrak De Rossi yang memang berakhir musim ini.

Roma unggul terlebih dulu pada menit ke-35 melalui Lorenzo Pellegrini. Skor tersebut bertahan sampai memasuki 10 menit terakhir waktu normal.

De Rossi lantas digantikan oleh Cengiz Under di menit ke-82, yand disusul sebuah pertanda tidak menyenangkan 4 menit kemudian karena Parma bisa menyamakan skor menjadi 1-1.

Tapi seperti kisah-kisah film Hollywood, Roma pantang menyerah sampai semuanya benar-benar berakhir. Sebuah gol dari Diego Perotti pada menit ke-89 akhirnya memastikan Roma menang dan memberikan akhir yang positif di pertandingan perpisahan dengan sang kapten.

Di bawah rintik-rintik hujan, De Rossi dan Olimpico pun saling memberikan penghormatan terakhir di dalam relasi sebagai idola dan fans. Beberapa pendukung bahkan meneteskan air mata karena kembali kehilangan ikon klub usai Francesco Totti pensiun pada Mei 2017 silam.

De Rossi memang masih belum akan pensiun dari dunia sepakbola dan memungkinkan untuk melihat aksi-aksinya. Tapi bisa jadi malah itu yang membuat perpisahan ini semakin menyakitkan buat pendukung Roma.

De Rossi merupakan anak asli Roma, lahir disana, dididik dan besar di klub yang diidolakannya. Melihat gelandang berusia 35 tahun itu memasuki lapangan dengan seragam klub lain akan memberikan rasa sakit tersendiri di hati pendukung Roma dan pastinya jauh lebih berat daripada menyaksikan Totti di dalam balutan jasnya saat ini.

Apapun itu, perpisahan telah digelar. De Rossi sudah melambaikan tangan ke Curva Sud Olimpico untuk yang terakhir kalinya sebagai pemain Roma. Lantai stadion di depan tribune suporter garis keras diciumnya pula sebagai penegasan jika walaupun mesti pergi, cintanya selalu untuk Roma.

Comments are closed.