Jul 8, 2019
Comments Off

Zaha terlalu mahal, Arsenal alihkan perhatian ke Ryan Fraser

Arsenal disebut mengalihkan fokus mereka untuk mendatangkan gelandang Bournemouth, Ryan Fraser usai kesulitan merekrut striker Crystal Palace, Wilfried Zaha. The Gunners ingin segera mendatangkan pemain yang tepat untuk skuad. Menurut Metro, Palace tegas menolak tawaran 40 juta poundsterling Arsenal untuk Zaha. Palace menegaskan Zaha tidak akan dijual kecuali Arsenal mau memenuhi tuntutan 80 juta pounds yang dipasang Palace.

Sayangnya, Arsenal disebut hanya membawa amplop tipis di bursa transfer kali ini. Unai Emery hanya dibekali 45 juta pounds, yang berarti hanya bisa digunakan untuk membeli satu pemain kelas menengah atau dua pemain muda potensial. Ryan Fraser dianggap sebagai kandidat tepat. Arsenal sudah pernah dihubungkan dengan pemain 25 tahun itu di awal bursa transfer, tetapi rumornya digeser oleh rumor Zaha yang ternyata langsung gagal.

Fraser menikmati musim 2018/19 yang luar biasa bersama Bournemouth. Dia menyumbangkan 14 assists dan 7 gol. Catatan apik untuk pemain muda yang bermain untuk tim papan tengah. Pemain berdarah Skotlandia ini tengah menghadapi tahun terakhir dalam kontraknya, dan diduga bakal menolak perpanjangan kontrak untuk bergabung dengan klub yang lebih baik.

Masalah kontrak ini berarti Bournemouth bakal berusaha menjual Fraser musim panas ini daripada kehilangan sang gelandang secara gratis tahun depan. Arsenal bisa memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan harga terbaik. Alasan Arsenal memburu Fraser dapat dipahami. The Gunners sedang mencari pengganti Aaron Ramsey yang angkat kaki ke Juventus. Fraser punya gaya bermain yang mirip, bahkan mungkin lebih baik dari Ramsey.

Enam tahun lalu, Bournemouth membeli Fraser hanya dengan 400.000 poundsterling, dan kabarnya memasang harga 20 juta pounds untuk Fraser di bursa transfer kali ini. Harga jual tersebut masih berada dalam jangkauan Arsenal. Bagaimanapun, Unai Emery adalah salah satu pelatih paling sial di bursa transfer kali ini. Dia kesulitan mendatangkan pemain top karena dana belanja yang begitu tipis. Kabarnya, Emery sudah meminta dana tambahan pada pemilik kluib, Stan Kroenke.

Kebijakan transfer Arsenal di bursa transfer musim panas ini dianggap memalukan karena lagi-lagi berusaha berhemat. Ketika klub-klub lain menyiapkan dana belanja besar, Arsenal lagi-lagi hanya bisa mengejar pemain-pemain biasa. Kritik keras disampaikan langsung oleh analis Premier League, Stan Collymore. Menurutnya, Arsenal justru tampak bodoh dalam pemburuan target mereka. Sebab The Gunners mengajukan tawaran yang jauh di bawah harga jual klub pemilik.

“Saya tidak yakin apa yang dilakukan Arsenal dengan menawarkan 40 juta poundsterling untuk Wilfried Zaha,” kata Collymore. “Khususnya ketika mereka sudah tahu bahwa Zaha diberi nilai dua kali lipat oleh Crystal Palace, yang baru saja menjual bek kanan menjanjikan, tapi kurang pengalaman, bernama Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United untuk lebih dari [40 juta pounds] itu.”

“Hal ini seakan-akan menghancurkan karier Arsene Wenger di Arsenal, ketika dia berada di posisi sulit karena masalah finansial di dunia sepak bola dan tidak mau memanaskan bursa transfer yang sudah terbakar tak terkendali,” sambungnya.

Comments are closed.